Negara yang Warganya Pernah Dilarang Arab Saudi untuk Haji karena Konflik Politik

Senin, 27 Juni 2022 - 18:23 WIB
loading...
Negara yang Warganya...
Jamaah haji berada di Masjidil Haram, Mekah, Arab Saudi, 27 September 2014. Foto/REUTERS
A A A
RIYADH - Menunaikan ibadah haji bagi umat Islam adalah bagian dari rukun Islam yang harus dilakukan bila mampu. Namun sejumlah warga negara ini sempat dilarang naik haji oleh negara penyelenggara haji, yaitu Arab Saudi.

Alasannya beragam, namun lebih sering karena ketegangan politik. Berikut negara yang warganya pernah dilarang Arab Saudi untuk haji karena ketegangan politik.

1. Kanada

Pada tahun 2018 silam, Arab Saudi menangguhkan seluruh kegiatan internasional. Misalnya, Arab Saudi melarang maskapai dari dan menuju Toronto, Kanada.

Hal tersebut lantas membuat ribuan jamaah haji Kanada yang hendak bertolak ke Arab Saudi untuk menunaikan ibadah haji menjadi batal.

Ketegangan ini berawal dari Arab Saudi yang menahan sejumlah aktivis HAM Kanada. Menanggapi hal tersebut, Menteri Luar Negeri Kanada mengkritik tindakan tersebut.

Arab Saudi lantas meresponsnya dengan mengusir duta besar Kanada untuk Arab Saudi. Di sini, Arab Saudi menilai perilaku Kanada sama dengan mencampuri urusan dalam negeri Arab Saudi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Iran Bebas Produksi,...
Iran Bebas Produksi, Jual, dan Kirim Minyak Mentah, Bayar Pakai Dolar AS
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Tragis, Ibu Hamil 9...
Tragis, Ibu Hamil 9 Bulan dan 4 Anaknya Tewas akibat Kebakaran Apartemen
Rekomendasi
Kolombia Pecundangi...
Kolombia Pecundangi RD Kongo, Daniel Munoz Cetak Gol Penentu Kemenangan
Pakar Nilai Penggeledahan...
Pakar Nilai Penggeledahan Roy Suryo dan Dokter Tifa Sudah Sesuai Aturan
Dear You dan Ketakutan...
Dear You dan Ketakutan yang Salah Arah
Berita Terkini
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Pertama Kali, Dokter...
Pertama Kali, Dokter Belanda Suntik Mati Seorang Anak di Bawah Usia 12 Tahun
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Infografis
15 Perang yang Melibatkan...
15 Perang yang Melibatkan Tentara AS, Pernah Kalah karena 60.000 Pasukan Tewas Sia-sia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved