Kepala Intelijen Ukraina: Putin Akan Meninggal dalam 2 Tahun karena Sakit

Senin, 27 Juni 2022 - 13:19 WIB
loading...
Kepala Intelijen Ukraina:...
Kepala Intelijen Ukraina Mayor Jenderal Kyrylo O Budanov klaim Presiden Rusia Vladimir Putin akan meninggal dalam 2 tahun karena sakit. Foto/REUTERS
A A A
KIEV - Kepala intelijen Ukraina , Mayor Jenderal Kyrylo O Budanov percaya bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin menderita sakit parah. Dia pun mengeklaim pemimpin Kremlin itu akan meninggal dalam dua tahun.

Klaim Budanov muncul dalam sebuah wawancara yang diterbitkan oleh USA Today pada akhir pekan lalu. Publikasi tersebut mencatat bahwa Budanov tidak memberikan bukti atas klaimnya.

Sementara Kremlin bersikeras bahwa Putin dalam keadaan sehat, masih ada pertanyaan tentang kondisinya.

Awal bulan ini, Newsweek melansir laporan rahasia Amerika Serikat (AS) yang menyatakan presiden Rusia tersebut telah menjalani pengobatan untuk kanker stadium lanjut pada bulan April.

Baca juga: Putin Dilaporkan Panggil Eks Jenderal Gendut Rusia Pimpin Perang di Ukraina

Budanov mengeklaim pada bulan Mei bahwa Putin "sangat sakit" dengan kanker dan penyakit lainnya.

Dia mengatakan kepada Sky News: "Presiden Rusia berada dalam kondisi psikologis dan fisik yang sangat buruk dan dia sangat sakit."

Pada bulan yang sama, Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov membantah bahwa Putin sakit.

"Saya tidak berpikir bahwa orang waras dapat melihat pada orang ini tanda-tanda sakit atau penyakit tertentu," kata Lavrov selama wawancara dengan TF1.

Dia menambahkan bahwa Putin muncul di depan umum setiap hari.

"Anda dapat melihatnya di layar, membaca dan mendengarkan pidatonya," kata Lavrov.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Mengejutkan! 92% Warga...
Mengejutkan! 92% Warga Israel Yakin Negaranya Kalah Perang Lawan Iran
Rekomendasi
MLSC All-Stars 2026:...
MLSC All-Stars 2026: 12 Tim Terbaik Siap Berebut Gelar Juara di Kudus
Mau Nyaman Liburan ke...
Mau Nyaman Liburan ke Bali? Perhatikan Ini Sebelum Memilih Tour Wisata
Adhyaksa FC Pindah Homebase...
Adhyaksa FC Pindah Homebase ke Kalimantan Tengah, Buka Peluang Ganti Nama Jadi Kalteng FC
Berita Terkini
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Infografis
Intelijen: Ukraina Akan...
Intelijen: Ukraina Akan Lenyap jika Tak Setuju Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved