Melihat Lebih Dekat Kapal Perusak Terbesar China Pesaing USS Zumwalt
Minggu, 26 Juni 2022 - 10:06 WIB
loading...
A
A
A
Menurut SCMP, berbeda dengan USS Zumwalt buatan Amerika yang fokus pada serangan darat, kapal perusa Tipe 055 adalah kapal serbu amfibi.
Sementara USS Zumwalt disebut sebagai "konsep kapal yang gagal" setelah diganggu dengan masalah peralatan, Tipe 055 telah dipuji sebagai kapal perang paling kuat di dunia karena daya tembak jarak jauhnya.
China sendiri diketahui memiliki enam kapal di kelas Tipe 055.
Kapal pertama di kelasnya, Nanchang (nomor lambung nomor 101), diluncurkan pada Juni 2017 dan ditugaskan pada Januari 2020. Lima lagi telah dikerahkan dalam layanan aktif: Lhasa (102), Anshan (104), Wuxi (107), Dalian (105), dan Yan'an (106), menurut publikasi geopolitik SpecialEurasia.
Menurut SpecialEurasia kapal-kapal itu adalah bagian dari Komando Teater Utara China, yang meliputi Mongolia, Siberia Rusia, dan Korea, serta Komando Teater Selatan, yang meliputi Laut Cina Selatan dan Asia Tenggara.
Menurut The Diplomat kapal-kapal besar itu ditenagai oleh enam generator turbin.
Baca juga: Diusik 29 Pesawat China Termasuk Bomber Nuklir, Taiwan Kerahkan Jet Tempur dan Sistem Rudal
Kapal menggunakan empat turbin gas yang menghasilkan total 150.000 tenaga kuda. Mereka memiliki kecepatan jelajah 30 knot, atau 56 kpj. Kapal ini dapat menampung lebih dari 300 awak kapal.
Lhasa, kapal kedua di kelas itu, terlihat berlayar sejauh Laut Jepang pada bulan Juni, seperti dilaporkan Global Times.
Sementara USS Zumwalt disebut sebagai "konsep kapal yang gagal" setelah diganggu dengan masalah peralatan, Tipe 055 telah dipuji sebagai kapal perang paling kuat di dunia karena daya tembak jarak jauhnya.
China sendiri diketahui memiliki enam kapal di kelas Tipe 055.
Kapal pertama di kelasnya, Nanchang (nomor lambung nomor 101), diluncurkan pada Juni 2017 dan ditugaskan pada Januari 2020. Lima lagi telah dikerahkan dalam layanan aktif: Lhasa (102), Anshan (104), Wuxi (107), Dalian (105), dan Yan'an (106), menurut publikasi geopolitik SpecialEurasia.
Menurut SpecialEurasia kapal-kapal itu adalah bagian dari Komando Teater Utara China, yang meliputi Mongolia, Siberia Rusia, dan Korea, serta Komando Teater Selatan, yang meliputi Laut Cina Selatan dan Asia Tenggara.
Menurut The Diplomat kapal-kapal besar itu ditenagai oleh enam generator turbin.
Baca juga: Diusik 29 Pesawat China Termasuk Bomber Nuklir, Taiwan Kerahkan Jet Tempur dan Sistem Rudal
Kapal menggunakan empat turbin gas yang menghasilkan total 150.000 tenaga kuda. Mereka memiliki kecepatan jelajah 30 knot, atau 56 kpj. Kapal ini dapat menampung lebih dari 300 awak kapal.
Lhasa, kapal kedua di kelas itu, terlihat berlayar sejauh Laut Jepang pada bulan Juni, seperti dilaporkan Global Times.
Lihat Juga :