Tersangka Penembakan Oslo adalah Warga Norwegia Keturunan Iran
Minggu, 26 Juni 2022 - 06:01 WIB
loading...
A
A
A
Jurnalis dari penyiar publik Norwegia NRK Olav Roenneberg mengatakan dia menyaksikan penembakan itu.
“Saya melihat seorang pria tiba di lokasi dengan tas. Dia mengambil senjata dan mulai menembak,” ujar Roenneberg kepada NRK.
“Pertama saya pikir itu adalah senapan angin. Kemudian kaca bar di sebelahnya pecah dan saya mengerti bahwa saya harus lari mencari perlindungan,” papar dia.
Perdana Menteri Jonas Gahr Stoere mengatakan dalam posting Facebook bahwa, "Penembakan di luar London Pub di Oslo malam ini adalah serangan yang kejam dan sangat mengejutkan terhadap orang-orang yang tidak bersalah."
Dia mengatakan meskipun motifnya tidak jelas, penembakan itu telah menimbulkan ketakutan dan kesedihan di masyarakat.
Christian Bredeli, yang berada di bar, mengatakan kepada surat kabar Norwegia VG bahwa dia bersembunyi di lantai empat dengan sekelompok pengunjung sekitar 10 orang sampai dia diberitahu bahwa sudah aman untuk keluar.
“Banyak yang takut akan nyawa mereka. Dalam perjalanan keluar, kami melihat beberapa orang terluka, jadi kami mengerti bahwa sesuatu yang serius telah terjadi,” ujar dia.
“Saya melihat seorang pria tiba di lokasi dengan tas. Dia mengambil senjata dan mulai menembak,” ujar Roenneberg kepada NRK.
“Pertama saya pikir itu adalah senapan angin. Kemudian kaca bar di sebelahnya pecah dan saya mengerti bahwa saya harus lari mencari perlindungan,” papar dia.
Perdana Menteri Jonas Gahr Stoere mengatakan dalam posting Facebook bahwa, "Penembakan di luar London Pub di Oslo malam ini adalah serangan yang kejam dan sangat mengejutkan terhadap orang-orang yang tidak bersalah."
Dia mengatakan meskipun motifnya tidak jelas, penembakan itu telah menimbulkan ketakutan dan kesedihan di masyarakat.
Christian Bredeli, yang berada di bar, mengatakan kepada surat kabar Norwegia VG bahwa dia bersembunyi di lantai empat dengan sekelompok pengunjung sekitar 10 orang sampai dia diberitahu bahwa sudah aman untuk keluar.
“Banyak yang takut akan nyawa mereka. Dalam perjalanan keluar, kami melihat beberapa orang terluka, jadi kami mengerti bahwa sesuatu yang serius telah terjadi,” ujar dia.
Lihat Juga :