Inilah 3 Sekutu Turki Utsmani di Perang Dunia Pertama

Jum'at, 24 Juni 2022 - 16:53 WIB
loading...
Inilah 3 Sekutu Turki...
Turki Utsmani tergabung dalam Blok Sentral bersama Jerman, Austria-Hongaria, dan Bulgaria pada Perang Dunia I. Foto/TRT World
A A A
JAKARTA - Turki Utsmani menjadi salah satu kontributor utama dalam Perang Dunia I . Ottoman tergabung dalam Blok Sentral bersama sekutu-sekutunya. Tentara Turki Utsmani bertempur di wilayah Balkan dan Timur Tengah .

Dalam sejarahnya, Perang Dunia I meletus pada tahun 1914. Singkatnya, konflik tersebut terjadi setelah terjadinya peristiwa pembunuhan Adipati Agung Austria, Franz Ferdinand yang memunculkan sederet konflik lain diantara bangsa Eropa.

Turki Utsmani sendiri yang tergabung dalam Blok Sentral bertempur melawan Blok Sekutu. Lantas, siapa sajakah sekutu Ottoman di Perang Dunia I? Berikut beberapa diantaranya.

1. Jerman

Pada awalnya, Turki Utsmani menyatakan netral dan tidak memihak pada blok sekutu maupun blok sentral. Hanya saja, pemerintah Ottoman kala itu ingin mendapatkan keuntungan dari perang tersebut.

Dikutip dari situs History, mereka akhirnya menyetujui pembentukan aliansi Utsmaniyah-Jerman secara rahasia pada 30 Juli 1914. Sebagai bagian dari perjanjian, Jerman menawarkan Turki Utsmani dua buah kapal angkatan laut (SMS Goeben dan SMS Breslau). Kapal ini menandakan masuknya Kekaisaran Ottoman ke dalam Perang Dunia I.

Baca juga: Besaran Utang Turki Utsmani ke Negara Barat yang Membuatnya Bangkrut

Lebih lanjut, aliansi Jerman-Turki Utsmani ini dibuat sebagai bagian dari upaya kerjasama yang akan memperkuat dan memodernisasi militer Ottoman yang sedang terpuruk. Selain itu, langkah ini juga bisa memuluskan jalan Jerman ke koloni-koloninya.

Dikutip dari Military History, Jerman diketahui sangat antusias untuk beraliansi dengan Ottoman. Dalam hal ini, keduanya bisa sama-sama mendapat keuntungan. Turki Utsmani bisa memperkuat hubungan Kesultanan Utsmaniyah dengan industri Eropa. Sedangkan Jerman memiliki akses yang lebih mudah ke koloni-koloni Afrikanya.

2. Austria-Hungaria

Austria-Hungaria merupakan salah satu negara utama yang terlibat dalam Perang Dunia I. Mereka tergabung dalam Blok Sentral bersama Jerman dan Turki Utsmani.

Dikutip dari History Crunch, awalnya Austria-Hungaria merupakan anggota Triple Alliance bersama Jerman dan Italia. Pada awal perang dunia pertama tahun 1914, mereka bergabung dengan Ottoman dan Jerman untuk membentuk Blok Sentral.

Sebelumnya, Franz Ferdinand merupakan adipati agung Austria-Hungaria. Dia bersama istrinya dibunuh pada 28 Juni 1914 di Sarajevo. Pihak berwenang Austria dalam hal ini menyalahkan Serbia atas pembunuhan tersebut.

Baca juga: Negara-negara yang Bersekongkol untuk Meruntuhkan Turki Utsmani

Austria-Hungaria memberi ultimatum kepada Serbia. Namun, Serbia marah dan meminta bantuan dari Rusia. Akhirnya, pecahlah perang dunia I. Kala itu, Austria-Hungaria memiliki 3 Juta tentara.

Dalam tugasnya, Austria-Hungaria adalah salah satu kekuatan utama yang berperang di Front Italia, Front Serbia, dan Front Timur.

3. Bulgaria

Bulgaria juga menjadi sekutu Turki Utsmani di Perang Dunia I. Negara ini mulai berpartisipasi pada 14 Oktober 1915. Dalam tugasnya, mereka bertempur di wilayah pertempuran Balkan.

Dikutip dari History Crunch, sama halnya dengan Ottoman, pada awalnya Bulgaria adalah negara netral. Bulgaria sendiri sedang dalam masa transisi setelah menghadapi Perang Balkan.

Atas tekanan dari negara-negara Eropa, akhirnya Bulgaria memasuki Perang Dunia I dan bergabung dengan Blok Sentral. Selama PD 1, Pasukan Bulgaria dipimpin oleh panglima Nikola Zhekov.

Baca juga: Kisah Sultan Abdulmejid 1, Penguasa Turki Utsmani Penolong Warga Kristen Irlandia dari Kelaparan

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
Berubah Pikiran Lagi,...
Berubah Pikiran Lagi, AS Akan Pasok Rudal Canggih Tomahawk ke Jerman
Jerman Berani Menolak...
Jerman Berani Menolak Loyal pada AS: 'Sesama Anggota NATO Jangan Mendikte!'
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Jamu Presiden Steinmeier,...
Jamu Presiden Steinmeier, Prabowo Sebut Jerman Jadi Inspirasi Inovasi Teknologi
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Perang Berpotensi Meluas,...
Perang Berpotensi Meluas, Inggris Siap-Siap Hadapi Serangan Iran
Rekomendasi
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Putuskan Ajukan Praperadilan
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
Kemendagri: Tanggap...
Kemendagri: Tanggap Darurat Aceh Berakhir, Anggaran Pemulihan Disiapkan Rp58,9 Triliun
Berita Terkini
Pasukan Khusus AS Siapkan...
Pasukan Khusus AS Siapkan Operasi Perebutan Bom Nuklir Iran, Ini 7 Strateginya
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
Infografis
10 Pemain Tercepat di...
10 Pemain Tercepat di Piala Dunia 2026: Mbappe Kalahkan Haaland
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved