Komandan Legiun Georgia Ungkap Jumlah Warga Inggris yang Berperang di Ukraina

Selasa, 14 Juni 2022 - 20:21 WIB
loading...
A A A
Sejak Moskow menyerang tetangganya, para pejabat tinggi Inggris telah mengirim pesan beragam tentang sukarelawan Inggris yang menuju ke zona konflik.

Berbicara di program Sunday Morning BBC One pada akhir Februari, Menteri Luar Negeri (Menlu) Inggris Liz Truss berpendapat, "itu adalah sesuatu yang orang dapat membuat keputusan mereka sendiri."

Dia menambahkan, "Jika orang ingin mendukung perjuangan Ukraina untuk kebebasan dan demokrasi, saya akan mendukung mereka dalam melakukan itu.”

Pada saat yang sama, situs web Departemen Luar Negeri Inggris memperingatkan, “Mereka yang bepergian ke Ukraina untuk berjuang, atau membantu orang lain yang terlibat dalam konflik dapat dituntut ketika mereka kembali ke Inggris.”

Downing Street dengan cepat secara terbuka menjauhkan diri dari pernyataan Menteri Luar Negeri Inggris pada saat itu, dengan juru bicara mendesak warga Inggris untuk mengindahkan saran perjalanan yang relevan.

Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace mencatat, “Kecuali Anda terlatih dengan baik, ada cara yang lebih baik untuk berkontribusi pada keamanan Ukraina.”

Dalam wawancara dengan BBC pada awal Maret, Kepala Angkatan Bersenjata Inggris Laksamana Sir Anthony David Radakin menggemakan sentimen itu, dengan mengatakan, “Akan melanggar hukum dan tidak membantu bagi personel dinas militer aktif Inggris untuk melakukan perjalanan ke zona perang.”

Sejumlah mantan tentara Inggris tetap melakukan perjalanan untuk berperang bersama militer Ukraina. Setidaknya dua orang dari mereka telah terbunuh sejauh ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Dampak Mengerikan...
4 Dampak Mengerikan Serangan Drone Ukraina ke Rusia, Pilihan Putin Makin Sempit
4 Sinyal Putin untuk...
4 Sinyal Putin untuk KTT NATO, Kehancuran Kyiv Akibat Serangan Rudal Rusia
Jerman Tuding China...
Jerman Tuding China Latih Pasukan Rusia, Beijing: Kita Tidak Memihak
Rudal-rudal Rusia Hujani...
Rudal-rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina Jelang KTT NATO, 8 Orang Tewas
Trump Telepon Putin...
Trump Telepon Putin pada Hari Kemerdekaan AS selama 1,5 Jam, Ini 5 Topik yang Dirundingkan
Kilang Minyak dan Pangkalan...
Kilang Minyak dan Pangkalan Kapal Perang di St Petersburg Dihujani Drone Ukraina
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
AS Rayakan Kemerdekaan...
AS Rayakan Kemerdekaan ke-250, Trump Gelar Parade dan Kembang Api Besar-Besaran
Trump Kecam Wasit Brasil...
Trump Kecam Wasit Brasil karena Beri Kartu Merah Folarin Balogun: Mengerikan!
Rekomendasi
Momen Prabowo Beri Angklung...
Momen Prabowo Beri Angklung ke Presiden Narendra Modi Jadi Bukti Simbol Persahabatan
PBB Menyerukan Penguatan...
PBB Menyerukan Penguatan Tata Kelola Kecerdasan Buatan
Prabowo dan Narendra...
Prabowo dan Narendra Modi Resmikan Konservasi Candi Prambanan Pagi Ini
Berita Terkini
Harga Minyak Melonjak...
Harga Minyak Melonjak setelah AS Cabut Izin Umum Penjualan Minyak Iran
AS Serang Iran dan Cabut...
AS Serang Iran dan Cabut Pengecualian Sanksi Sementara untuk Minyak Iran
Apa itu Administrasi...
Apa itu Administrasi Gaza yang Baru setelah Pemerintahan Hamas Bubar?
Hamas Bubarkan Pemerintahannya...
Hamas Bubarkan Pemerintahannya di Gaza, Bagaimana Selanjutnya?
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
Israel Berencana Bangun...
Israel Berencana Bangun 40 Pos Permukiman Baru di Sepanjang Perbatasan Yordania
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved