Eks PM Rusia Kaget Putin Nekat Invasi Ukraina, Prediksi Perang Berlangsung 2 Tahun

Senin, 13 Juni 2022 - 14:53 WIB
loading...
A A A
Kasyanov yakin Putin pada akhirnya akan digantikan oleh “pengganti semu” yang dikendalikan oleh dinas keamanan Rusia.

Tapi, lanjut dia, penggantinya tidak akan bisa mengendalikan sistem untuk waktu yang lama dan akhirnya Rusia akan menggelar pemilu yang bebas dan adil.

“Saya yakin Rusia akan kembali ke jalan membangun negara demokratis,” katanya.

Dia memperkirakan akan memakan waktu sekitar satu dekade untuk melakukan "de-Komunisasi" dan "de-Putinisasi" negara itu.

“Ini akan sulit, terutama setelah perang kriminal ini," katanya.

Dia mengatakan kepercayaan harus dibangun kembali dengan negara-negara Eropa, yang dia sebut sebagai “mitra alami” Rusia.

Kritikus di masa lalu menuduh oposisi Rusia terpecah belah, tetapi Kasyanov mengatakan dia yakin segalanya sekarang akan berbeda.

“Saya tidak ragu bahwa sekarang, setelah tragedi yang kita semua saksikan, oposisi akan bersatu," ujarnya.

Menurutnya, Rusia akan menghadapi tugas besar untuk membangun kembali negara mereka.

“Semuanya harus dibangun kembali. Pada dasarnya, seluruh rangkaian reformasi ekonomi dan sosial harus dimulai dari awal lagi," katanya.

“Ini adalah tugas yang sangat besar dan sulit dan harus diselesaikan.”
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?
Rekomendasi
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Dua Kali Berturut PINTU...
Dua Kali Berturut PINTU Raih Penghargaan Kepatuhan Hukum
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Berita Terkini
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Infografis
Rusia Akui Kerahkan...
Rusia Akui Kerahkan Tentara Korut dalam Perang Lawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved