3 Pesawat Jatuh dalam Seminggu, Angkatan Laut AS Umumkan 'Jeda Keselamatan'
Minggu, 12 Juni 2022 - 11:53 WIB
loading...
Pesawat MV-22B Osprey. Foto/news.usni.org
A
A
A
WASHINGTON - Militer Amerika Serikat (AS) memerintahkan penghentian sementara beberapa misi non-kritis untuk melakukan tinjauan risiko dan kesalahan.
Langkah itu diambil setelah pesawat MV-22B Osprey milik Korps Marinir, serta jet tempur MH-60S Seahawk dan F/A-18E Super Hornet milik Angkatan Laut jatuh dalam lingkup satu minggu di California selatan.
“Sebagai akibat dari kecelakaan baru-baru ini yang melibatkan pesawat Angkatan Laut dan Korps Marinir AS, Komandan, Korps Udara Angkatan Laut telah mengarahkan semua unit penerbangan Angkatan Laut yang tidak dikerahkan untuk melakukan jeda keselamatan pada 13 Juni guna meninjau praktik manajemen risiko dan melakukan pelatihan tentang proses manajemen ancaman dan kesalahan,” korps udara Angkatan Laut AS mengumumkan dalam sebuah pernyataan pada Sabtu waktu setempat.
Baca juga: Pesawat Militer AS Pembawa 5 Orang Jatuh, Dikabarkan Angkut Bahan Nuklir
"Unit-unit yang saat ini dikerahkan diperintahkan untuk melakukan jeda keamanan serupa pada kesempatan sedini mungkin,” tambah militer AS, seperti dilansir dari Russia Today, Minggu (12/6/2022).
Langkah itu diambil setelah pesawat MV-22B Osprey milik Korps Marinir, serta jet tempur MH-60S Seahawk dan F/A-18E Super Hornet milik Angkatan Laut jatuh dalam lingkup satu minggu di California selatan.
“Sebagai akibat dari kecelakaan baru-baru ini yang melibatkan pesawat Angkatan Laut dan Korps Marinir AS, Komandan, Korps Udara Angkatan Laut telah mengarahkan semua unit penerbangan Angkatan Laut yang tidak dikerahkan untuk melakukan jeda keselamatan pada 13 Juni guna meninjau praktik manajemen risiko dan melakukan pelatihan tentang proses manajemen ancaman dan kesalahan,” korps udara Angkatan Laut AS mengumumkan dalam sebuah pernyataan pada Sabtu waktu setempat.
Baca juga: Pesawat Militer AS Pembawa 5 Orang Jatuh, Dikabarkan Angkut Bahan Nuklir
"Unit-unit yang saat ini dikerahkan diperintahkan untuk melakukan jeda keamanan serupa pada kesempatan sedini mungkin,” tambah militer AS, seperti dilansir dari Russia Today, Minggu (12/6/2022).
Lihat Juga :