Armin Navabi Pendiri Republik Ateis, dari Muslim Taat yang Kemudian Anggap Tuhan Imajiner

Sabtu, 28 Mei 2022 - 16:10 WIB
loading...
A A A
Keluarganya liberal dan tidak terlalu taat tetapi di sekolah dia diajari untuk percaya pada neraka literal dan bahwa melakukan dosa terkecil sekalipun akan membawanya ke sana.

Navabi beralasan bahwa jika akhirat seharusnya berlangsung selamanya, maka ini harus menjadi prioritas utama setiap orang selama hidup mereka di Bumi.

Namun dia menemukan bahwa beberapa dari orang-orang di sekitarnya, meskipun mengaku percaya neraka, tidak bertindak untuk mementingkan akhirat sebagai prioritas.

Untuk menghindari neraka dengan segala cara sebelum mencapai "usia nalar"—di Islam disebut akil baligh—pada usia 15 tahun untuk anak laki-laki dan usia 9 untuk anak perempuan, dia mempertimbangkan bunuh diri, karena setiap dosa (termasuk bunuh diri) yang dilakukan sebelum itu seharusnya "tidak dihitung", bahkan jika ini hanya akan memperoleh yang terendah dari surga.

Pada usia 12 tahun, Navabi mencoba bunuh diri dengan melompat keluar dari jendela sekolahnya, tetapi tidak berhasil. Itu membuatnya harus mengenakan kursi roda selama 7 bulan, dan dia melewatkan satu tahun masa pendidikan di sekolah.

Jadi Muslim Taat

Sembuh dari usahanya dan merasa tidak enak karena menyusahkan keluarganya, Navabi menjadi seorang Muslim yang lebih khusyuk, tidak pernah melewatkan salat, bahkan tidak pernah memandang gadis-gadis agar dia tidak tergoda, dan rajin belajar Islam.

Namun, semakin dia belajar semakin banyak keraguan yang dia kembangkan karena agama tampaknya tidak masuk akal baginya, menuntut korban yang sangat tinggi pada kehidupan sehari-hari Muslim dan menghukum semua non-Muslim dengan siksaan abadi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Serang Lebih dari...
AS Serang Lebih dari 170 Target di Iran dalam 2 Hari, 3 Anggota IRGC Tewas
Khamenei Dimakamkan...
Khamenei Dimakamkan Hari Ini, Dihadiri Lebih dari 2,3 Juta Orang
Ledakan Terdengar di...
Ledakan Terdengar di Wilayah PLTN Bushehr, Iran Serang Fasilitas AS di Negara-negara Teluk
Trump Keliru Sebut Iran...
Trump Keliru Sebut Iran 'Republik Islam Jepang': 111 Rudalnya Serang Kapal Induk AS
AS Gempur 90 Target...
AS Gempur 90 Target di Iran, Teheran Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Imbas AS Serang Iran:...
Imbas AS Serang Iran: Qatar, Bahrain, dan Kuwait Panik
Ketua MPR Ungkap Ada...
Ketua MPR Ungkap Ada Ulama Ikut ke Iran: Saya Belum Tahu Namanya
Iran Ancam Beri Balasan...
Iran Ancam Beri Balasan Atas Serangan AS, IRGC Klaim Tembak Jatuh Drone MQ-9
Trump Sebut AS Akan...
Trump Sebut AS Akan Lucuti Nuklir Iran Tanpa Negosiasi: Itu Lebih Mudah!
Rekomendasi
Kejagung Imbau Publik...
Kejagung Imbau Publik Tak Beropini terkait Penggeledahan 12 Titik oleh Polri
Aturan Baru Outsourcing...
Aturan Baru Outsourcing Masuk Tahap Finalisasi, Said Iqbal: Target Rampung Juli 2026
PNM Bawa Suara Jutaan...
PNM Bawa Suara Jutaan Pengusaha Ultra Mikro di Halal Expo Indonesia 2026
Berita Terkini
AS Serang Lebih dari...
AS Serang Lebih dari 170 Target di Iran dalam 2 Hari, 3 Anggota IRGC Tewas
Delegasi Hamas Kembali...
Delegasi Hamas Kembali ke Kairo, Pembicaraan Fokus Fase Kedua Gencatan Senjata
Khamenei Dimakamkan...
Khamenei Dimakamkan Hari Ini, Dihadiri Lebih dari 2,3 Juta Orang
Gubernur Bushehr Ungkap...
Gubernur Bushehr Ungkap Target Serangan AS, Pemakaman Khamenei Tak Terdampak
Ledakan Terdengar di...
Ledakan Terdengar di Wilayah PLTN Bushehr, Iran Serang Fasilitas AS di Negara-negara Teluk
Peti Jenazah Khamenei...
Peti Jenazah Khamenei Mendarat di Kota Mashhad Menjelang Pemakamannya
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved