Balas Aksi Rusia-China, Pesawat Tempur AS-Jepang Terbang Bersama

Kamis, 26 Mei 2022 - 16:43 WIB
loading...
Balas Aksi Rusia-China, Pesawat Tempur AS-Jepang Terbang Bersama
Pesawat tempur AS-Jepang bersama di atas Laut Jepang. Foto/AP
A A A
TOKYO - Kementerian Jepang mengatakan pesawat tempurnegara itu dan Amerika Serikat (AS) terbang bersama di atas Laut Jepang pada Rabu kemarin. Ini adalah tanggapan nyata terhadap aksi Rusia dan China yang secara bersama-sama menerbangkan pesawat pembom saat Presiden AS Joe Biden berada di Tokyo.

"Penerbangan bersama Jepang-AS pada hari Rabu dimaksudkan untuk mengkonfirmasi kemampuan gabungan SDF Jepang dan pasukan AS dan untuk lebih memperkuat aliansi Jepang-AS,” kata Staf Gabungan Pasukan Bela Diri Jepang dalam sebuah pernyataan.

"Untuk menanggapi keadaan darurat apa pun, kami mengambil kesiapan sepenuhnya,” sambung pernyataan itu seperti dikutip dari AP, Kamis (26/5/2022).

Baca juga: Pesawat Militer Rusia dan China Gelar Patroli Udara Bersama di Asia Pasifik

Staf Gabungan Pasukan Bela Diri Jepang mengatakan penerbangan bersama Jepang-AS pada Rabu kemarin melibatkan delapan pesawat tempur yang berbasis di Jepang, termasuk empat pesawat tempur F-16 AS dan empat F-15 Jepang.

Penerbangan itu juga diadakan beberapa jam setelah Korea Utara menembakkan tiga rudal, termasuk rudal balistik antarbenua, ke arah laut antara Semenanjung Korea dan Jepang, di tengah kekhawatiran tentang uji coba nuklir lain oleh Pyongyang. Rudal itu jatuh ke perairan di luar zona ekonomi eksklusif Jepang.



Baca juga: Bertambah 1, Korea Utara Luncurkan 3 Rudal setelah Kutukan Quad

Kementerian Pertahanan Jepang mengatakan pesawat pembom strategis China dan Rusia melakukan penerbangan bersama di dekat Jepang pada hari Selasa, sementara Biden bertemu dengan Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida dan rekan-rekan mereka dari India dan Australia yang tergabung dalam Quad, sebuah koalisi keamanan dan ekonomi Indo-Pasifik yang dimaksudkan sebagai penyeimbang pengaruh China yang tumbuh di wilayah tersebut.

"Pesawat pembom H-6 China bergabung dengan TU-95 Rusia di atas Laut Jepang dan terbang ke daerah di atas Laut China Timur, tetapi tidak melanggar wilayah udara Jepang," kata Menteri Pertahanan Jepang Nobuo Kishi.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1746 seconds (11.97#12.26)