Ukraina Akan Gelar Pengadilan Kejahatan Perang Terhadap Tentara Rusia
Kamis, 12 Mei 2022 - 20:48 WIB
loading...
A
A
A
Banyak dari dugaan kekejaman terungkap bulan lalu setelah pasukan Moskow membatalkan upaya mereka untuk merebut Kiev dan menarik diri dari sekitar Ibu Kota Ukraina itu, memperlihatkan kuburan massal dan jalan-jalan dan halaman yang dipenuhi mayat di kota-kota seperti Bucha. Penduduk sekitar menceritakan tentang pembunuhan, pembakaran, pemerkosaan, penyiksaan dan mutilasi.
Volodymyr Yavorskyy dari Pusat Kebebasan Sipil mengatakan kelompok hak asasi manusia Ukraina akan mengikuti persidangan Shyshimarin untuk melihat apakah itu berjalan dengan adil.
“Sangat sulit untuk mematuhi semua aturan, norma, dan netralitas proses pengadilan di masa perang,” katanya seperti dikutip dari AP, Kamis (12/5/2022).
Baca juga: Jenderal Tertinggi AS Remehkan Rudal Hipersonik Rusia dalam Perang Ukraina
Rusia menginvasi negara tetangganya itu pada 24 Februari lalu. Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan "operasi militer khusus" di Ukraina diperlukan karena AS menggunakan Ukraina untuk mengancam Rusia dan Moskow harus bertahan melawan penganiayaan terhadap orang-orang berbahasa Rusia.
Volodymyr Yavorskyy dari Pusat Kebebasan Sipil mengatakan kelompok hak asasi manusia Ukraina akan mengikuti persidangan Shyshimarin untuk melihat apakah itu berjalan dengan adil.
“Sangat sulit untuk mematuhi semua aturan, norma, dan netralitas proses pengadilan di masa perang,” katanya seperti dikutip dari AP, Kamis (12/5/2022).
Baca juga: Jenderal Tertinggi AS Remehkan Rudal Hipersonik Rusia dalam Perang Ukraina
Rusia menginvasi negara tetangganya itu pada 24 Februari lalu. Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan "operasi militer khusus" di Ukraina diperlukan karena AS menggunakan Ukraina untuk mengancam Rusia dan Moskow harus bertahan melawan penganiayaan terhadap orang-orang berbahasa Rusia.
Lihat Juga :