Rusia: Aksi Ceroboh Ukraina di Pulau Ular Sebabkan Kerugian Besar

Rabu, 11 Mei 2022 - 17:15 WIB
loading...
A A A
Dia menambahkan, total 27 pasukan khusus dan personel batalyon nasionalis Ukraina yang tewas di pulau itu.

Selama pengarahan Senin tentang pertempuran di pulau itu, Konashenkov mengatakan pasukan Ukraina telah kehilangan tiga pembom Su-24, satu pesawat tempur Su-27, empat helikopter dan tiga kapal serbu kelas Centaur.

Pada Selasa, dia mengklarifikasi bahwa tiga pengangkut pasukan Mi-8 dan satu helikopter serang Mi-24 ditembak jatuh pada Sabtu, sementara enam pesawat lainnya kemudian dihancurkan di dekat Odessa, dengan total sepuluh pesawat.

“Petualangan ini ternyata menjadi bencana bagi Ukraina,” ujar Konashenkov.

Dia menambahkan, “Tindakan Public Relations rezim Kiev yang ceroboh untuk merebut Pulau Ular pada Hari Kemenangan mengakibatkan kematian yang tidak berarti pada lebih dari 50 tentara elit Ukraina, serta pilot dan awak pesawat dan kapal yang hancur.”

Konashenkov menyebut upaya untuk mengambil pulau itu sebagai aksi hubungan masyarakat yang "tidak masuk akal dari sudut pandang militer."

“Zelensky secara pribadi memerintahkan serangan itu, menolak saran Staf Umum Ukraina,” papar sumber militer Rusia kepada Sputnik.

Sumber lain mengatakan kepada TASS bahwa perintah Zelensky datang atas desakan para penasihat Inggris di Kiev.

Tujuan dari aksi tersebut adalah mengklaim kemenangan pada tanggal 9 Mei, dan secara simbolis menghina parade Moskow yang merayakan kekalahan Nazi Jerman dalam Perang Dunia II oleh Uni Soviet.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Eks Presiden Korsel...
Eks Presiden Korsel Divonis 30 Tahun Penjara Terkait Operasi Drone ke Korut
Kisah Curacao Negara...
Kisah Curacao Negara Berpenduduk 150.000 Jiwa, Dulu Dikalahkan Timnas Indonesia Kini Tampil di Piala Dunia 2026
Rekomendasi
Jelang 1 Muharram, Ulama...
Jelang 1 Muharram, Ulama Anjurkan Minum Susu Putih Sebelum Subuh, Ini Alasannya
Audisi Miss Indonesia...
Audisi Miss Indonesia 2026 Yogyakarta Disambut Antusias, Jakarta Jadi Kota Terakhir Seleksi
Limbad Jenguk Haji Bolot...
Limbad Jenguk Haji Bolot di Rumah Sakit, Doakan Sang Komedian Cepat Sembuh
Berita Terkini
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved