Odesa Ukraina Dihujani Rudal setelah Rusia Peringati Hari Kemenangan PD II

Selasa, 10 Mei 2022 - 19:13 WIB
loading...
A A A
Presiden Dewan Eropa Charles Michel mengunjungi Odesa kemarin, setelah itu mendesak tanggapan global untuk membantu Ukraina.

Sebuah pertemuan antara Michel dan Perdana Menteri Ukraina Denys Shmyhal di Odesa terganggu oleh serangan rudal, memaksa orang-orang itu ke tempat perlindungan bom.

Di kota Bogodukhov, barat laut Kharkiv, empat orang tewas dan beberapa rumah hancur dalam serangan Rusia, media lokal mengutip pejabat Kharkiv.

Di beberapa wilayah timur Ukraina, Luhansk, Kharkiv dan Dnipro, sirene serangan udara dapat terdengar lebih awal hari ini.

Kementerian Pertahanan Ukraina mengatakan pasukan Rusia yang didukung oleh tank dan artileri sedang melakukan operasi penyerbuan di pabrik Azovstal Mariupol, di mana ratusan tentara Ukraina bertahan selama berbulan-bulan pengepungan.

Mariupol terletak di antara Semenanjung Crimea, yang direbut oleh Moskow pada 2014, dan sebagian Ukraina timur di bawah kendali separatis pro-Moskow. Merebut kota tersebut akan memungkinkan Moskow untuk menghubungkan dua wilayah.

Lebih dari 5,5 juta orang Ukraina telah meninggalkan negara mereka sejak invasi Rusia pada 24 Februari. PBB menyebutnya sebagai krisis pengungsi dengan pertumbuhan tercepat di Eropa sejak Perang Dunia II.

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengatakan dia khawatir bahwa Putin tidak memiliki jalan keluar sekarang."Saya mencoba untuk mencari tahu apa yang kita lakukan tentang itu," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beberapa Jam Meninggal...
Beberapa Jam Meninggal setelah Berkunjung ke Ukraina, Siapa Lindsey Graham?
Pesawat Kiamat Rusia...
Pesawat Kiamat Rusia Mendarat di Teheran saat Iran-AS Perang, Apa Misinya?
Gagalkan Rencana Intelijen...
Gagalkan Rencana Intelijen Ukraina, Rusia Tangkap Dalang Serangan Drone Berbasis AI
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
Ukraina Ngamuk, Serang...
Ukraina Ngamuk, Serang 21 Kapal Tanker Minyak Rusia
Ukraina Tidak Akan Produksi...
Ukraina Tidak Akan Produksi Rudal Patriot meski Trump Beri Lisensi, Ini 3 Alasannya
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
AS Serang Iran, Ledakan...
AS Serang Iran, Ledakan Hebat Terdengar di Bandara Abbas hingga Pulau Qeshm
Senator Amerika Serikat...
Senator Amerika Serikat Lindsey Graham Meninggal Dunia secara Mendadak
Rekomendasi
Resmi, Harga BBM Solar...
Resmi, Harga BBM Solar Khusus Nelayan Dipatok Rp15.000 per Liter
Bulog Serap 3,4 Juta...
Bulog Serap 3,4 Juta Ton Beras Petani, Setara 85% dari Target Nasional
Rawat Toleransi, Rampeani...
Rawat Toleransi, Rampeani Rachman Perindo Realisasikan Aspirasi Jemaat Gereja di Mimika
Berita Terkini
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
Norwegia Diam-diam Gunakan...
Norwegia Diam-diam Gunakan Pengaruhnya untuk Dorong Penangguhan Israel dari FIFA
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved