Mengapa Rusia Tak Kerahkan Jet Tempur Siluman Su-57 dalam Perang Ukraina?

Selasa, 10 Mei 2022 - 16:11 WIB
loading...
A A A
Beberapa surat kabar Rusia menjelaskan bahwa militer Rusia sekarang mengoperasikan sejumlah kecil jet tempur siluman Su-57 generasi ke-5. Rencana yang ada antara lain upaya untuk menambah sebanyak 70 unit di tahun-tahun mendatang.

Tidak diketahui apakah Rusia sebenarnya menggunakan sejumlah kecil Su-57 mereka. Presiden dan Pemimpin Redaksi Warrior Maven, Kris Osborn, menulis bahwa terlepas dari kecanggihan relatif Su-57 dalam hal atribut silumannya yang mampu menyaingi F-35 AS, tidak cukup untuk menimbulkan ancaman substansial bagi NATO.

Tidak hanya itu, kata Osborn, mereka tampaknya tidak beroperasi melawan Ukraina, kecuali jika terbukti tidak efektif.

Hal ini menunjukkan bahwa, bergerak ke masa depan, jet tempur siluman akan diperlukan untuk memerangi sistem pertahanan udara yang canggih. Mungkinkah pesawat Rusia generasi ke-4 tidak bisa menghindari pertahanan udara modern Ukraina?

Itu akan terlihat seperti itu. Oleh karena itu, imbuh Osborn, sementara ketidakmampuan Rusia untuk mengamankan wilayah udara di atas Ukraina mungkin masih menjadi misteri, tampaknya jelas bahwa mereka menderita karena kurangnya teknologi siluman yang tersedia dan tidak dapat bersaing atau bertahan hidup.

“Wilayah udara masih diperebutkan, dan Ukraina telah efektif dalam mengelola kemampuan pertahanan udara mereka sendiri di Donbass dan di selatan. Rusia masih sangat mampu melancarkan serangan, dan banyak dari mereka yang diluncurkan dari dalam wilayah mereka sendiri,” kata pejabat Pentagon.

Laporan lain dari EurAsian Times menyebutkan jet tempur Su-57 Rusia pernah terbang di atas wilayah udara Ukraina utara pada 10 Maret lalu. Namun, tak ada konfirmasi resmi dari militer Moskow apakah pesawat itu melakukan misi pengeboman.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Dampak Mengerikan...
4 Dampak Mengerikan Serangan Drone Ukraina ke Rusia, Pilihan Putin Makin Sempit
4 Sinyal Putin untuk...
4 Sinyal Putin untuk KTT NATO, Kehancuran Kyiv Akibat Serangan Rudal Rusia
4 Dalih Israel Mendesak...
4 Dalih Israel Mendesak AS Blokir Penjualan F-35 ke Turki, Bisa Jadi Ancaman Zionis
Pesawat Rusia Dekati...
Pesawat Rusia Dekati Kapal Induk Inggris, 2 Jet Tempur Siluman F-35 London Beraksi
Israel Terusik, Netanyahu...
Israel Terusik, Netanyahu Desak AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Jerman Tuding China...
Jerman Tuding China Latih Pasukan Rusia, Beijing: Kita Tidak Memihak
Pemerintah Rusia Buka...
Pemerintah Rusia Buka Beasiswa S1 hingga S3 untuk Dosen dan Mahasiswa UNEJ
AS Rayakan Kemerdekaan...
AS Rayakan Kemerdekaan ke-250, Trump Gelar Parade dan Kembang Api Besar-Besaran
Ganas! Gelombang Panas...
Ganas! Gelombang Panas Lebih Dahsyat Akan Terjang Eropa, Suhu Capai 43 Derajat Celsius 
Rekomendasi
Polisi Tetapkan 32 Tersangka...
Polisi Tetapkan 32 Tersangka Kasus Dugaan Haji Ilegal, Kerugian Rp116 Miliar
Daftar 8 Tim Terbaik...
Daftar 8 Tim Terbaik yang Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2026
PBB Menyerukan Penguatan...
PBB Menyerukan Penguatan Tata Kelola Kecerdasan Buatan
Berita Terkini
Harga Minyak Melonjak...
Harga Minyak Melonjak setelah AS Cabut Izin Umum Penjualan Minyak Iran
AS Serang Iran dan Cabut...
AS Serang Iran dan Cabut Pengecualian Sanksi Sementara untuk Minyak Iran
Apa itu Administrasi...
Apa itu Administrasi Gaza yang Baru setelah Pemerintahan Hamas Bubar?
Hamas Bubarkan Pemerintahannya...
Hamas Bubarkan Pemerintahannya di Gaza, Bagaimana Selanjutnya?
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
Israel Berencana Bangun...
Israel Berencana Bangun 40 Pos Permukiman Baru di Sepanjang Perbatasan Yordania
Infografis
Perang Membara, Pakistan...
Perang Membara, Pakistan Tembak Jatuh 5 Jet Tempur India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved