Inggris Akan Beri Ukraina Dukungan Militer Lanjutan Rp23,2 Triliun

Minggu, 08 Mei 2022 - 17:22 WIB
loading...
Inggris Akan Beri Ukraina...
Inggris Akan Beri Ukraina Dukungan Militer Lanjutan Rp23,2 Triliun. FOTO/Reuters
A A A
LONDON - Inggris mengatakan akan memberi Ukraina bantuan militer tambahan senilai USD1,6 miliar (Rp23,2 triliun), sebelum panggilan video yang dijadwalkan antara Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan para pemimpin G7 pada Minggu (8/5/2022).

Perdana Menteri Johnson adalah salah satu pendukung terkuat upaya Ukraina untuk melawan pasukan Rusia sejak Presiden Rusia Vladimir Putin memulai invasi pada 24 Februari. Pemerintah Johnson mengirim rudal anti-tank, sistem pertahanan udara, dan senjata lainnya ke Ukraina.

Baca: Amnesty: Bukti Tunjukkan Pasukan Rusia Lakukan Kejahatan Perang di Dekat Kiev

Komitmen baru ini hampir dua kali lipat dari komitmen Inggris sebelumnya dalam bentuk bantuan ke Ukraina. Pemerintah Inggris belum memberikan rincian perhitungan, tetapi mengatakan itu adalah proporsi pengeluaran tertinggi untuk konflik, sejak perang di Irak dan Afghanistan.

"Serangan brutal Putin tidak hanya menyebabkan kerusakan besar di Ukraina, tetapi juga mengancam perdamaian dan keamanan di seluruh Eropa," kata Johnson dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Reuters. Pekan lalu ia menjadi pemimpin Barat pertama yang berbicara di parlemen Ukraina sejak invasi.

Para pemimpin G7 dari Inggris, Kanada, Prancis, Jerman, Italia, Jepang dan Amerika Serikat akan mengadakan pertemuan virtual dengan Zelensky pada hari Minggu, sehari sebelum Hari Kemenangan, yang memperingati berakhirnya Perang Dunia II dan dirayakan di Eropa.

Inggris mengatakan, pengeluaran tambahan di Ukraina akan datang dari cadangan yang digunakan pemerintah untuk keadaan darurat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur 21 Target Militer hingga Pangkalan di Yordania
Iran Gempur Pangkalan...
Iran Gempur Pangkalan AS di Yordania, Klaim Hancurkan Banyak Jet Tempur 
Rekomendasi
BYD M6 DM Diklaim Irit...
BYD M6 DM Diklaim Irit 65 Km/Liter, Sudah Diuji 150 Km Nyaris Tanpa Minum Bensin
Liga Bintang Juara Hari...
Liga Bintang Juara Hari Kedua: 32 Tim Bertarung Rebut 16 Tiket ke Babak Utama Jakarta
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved