Soal Invasi Balik Rusia, AS: Terserah Ukraina

Kamis, 28 April 2022 - 15:47 WIB
loading...
Soal Invasi Balik Rusia,...
Soal invasi balik Rusia, AS menyatakan terserah Ukraina untuk memutuskan apakah akan memperluas konflik di luar wilayahnya atau tidak. Foto/Ilustrasi
A A A
WASHINGTON - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken kepada Senat mengatakan terserah Ukraina untuk memutuskan apakah akan memperluas konflik dengan Rusia di luar perbatasan mereka sendiri.

Komentar itu muncul setelah Moskow mengutuk pernyataan seorang pejabat senior Inggris yang mengatakan "sah" bagi Kiev untuk menggunakan senjata yang dipasok NATO guna menyerang wilayah Rusia.

“Kami bertekad untuk memberi mereka apa yang mereka butuhkan untuk menghadapi agresi Rusia ini dan untuk mendorong Rusia keluar dari negara itu. Ini masalah lain, apakah Ukraina harus mengambil tindakan yang melampaui perbatasan mereka,” kata Blinken pada sidang di hadapan Komite Alokasi Senat yang mempertimbangkan anggaran Departemen Luar Negeri 2023.

“Pandangan saya sendiri adalah penting bahwa mereka melakukan apa pun yang diperlukan untuk bertahan melawan agresi Rusia dan taktik ini adalah keputusan mereka, tetapi apa yang kami lakukan dengan semua sistem ini adalah memastikan Ukraina memiliki sarana untuk membela diri, itulah masalahnya, dan memastikan bahwa mereka dapat melakukan apa pun yang diperlukan untuk mendorong Rusia keluar dari negara itu,” tambahnya seperti dikutip dari Russia Today, Kamis (28/4/2022).

Hanya beberapa jam sebelumnya, Kementerian Pertahanan Rusia menuduh London melakukan “provokasi langsung” setelah Menteri Angkatan Bersenjata Inggris James Heappey menyarankan agar Kiev menggunakan senjata yang dipasok Inggris untuk menyerang sasaran di dalam Rusia.

“Provokasi langsung London terhadap rezim Kiev terhadap tindakan seperti itu, jika mereka berusaha melakukannya, akan segera mengarah pada respons proporsional kami,” kata militer Rusia.

“Seperti yang telah kami peringatkan, angkatan bersenjata Rusia bersiaga sepanjang waktu untuk membalas dengan senjata presisi tinggi jarak jauh terhadap pusat pengambilan keputusan di Kiev,” imbuhnya.

Baca juga: Inggris Dukung Ukraina Invasi Balik Rusia, Begini Reaksi Moskow

Sebelumnya Heappey mengatakan kepada Times Radio bahwa "sepenuhnya sah" bagi Ukraina untuk menargetkan "kedalaman Rusia untuk mengganggu logistik yang jika mereka tidak terganggu akan secara langsung berkontribusi pada kematian dan pembantaian di tanah Ukraina."

Baca juga: London Dukung Ukraina Invasi Balik Rusia dengan Senjata Inggris

Pihak berwenang di wilayah Rusia Voronezh dan Kursk, yang berbatasan dengan Ukraina, pada hari Rabu melaporkan bahwa pertahanan udara terlibat insiden dan menembak jatuh apa yang mereka katakan sebagai drone Ukraina. Polisi di Wilayah Belgorod juga menangkap dua pria yang diduga mempersiapkan serangan teroris terhadap infrastruktur transportasi atas nama Ukraina.

Sementara itu, pihak berwenang di republik Transnistria yang memproklamirkan diri - wilayah berbahasa Rusia antara Ukraina dan Moldova - melaporkan serangan oleh pesawat tak berawak dan tembakan yang ditembakkan dari wilayah Ukraina.

Berbicara dengan anggota parlemen Rusia pada hari Rabu, Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa setiap intervensi dunia luar dalam konflik akan ditanggapi dengan cepat.

“Jika seseorang memutuskan untuk campur tangan dalam peristiwa yang sedang berlangsung dari luar dan menciptakan ancaman strategis yang tidak dapat diterima oleh kami, mereka harus tahu bahwa respons kami terhadap pukulan yang datang akan cepat, secepat kilat,” ujar Putin.

"Kami memiliki semua alat untuk melakukan ini," tambahnya. "Kami akan menggunakannya jika kebutuhan seperti itu muncul," tegasnya.

Baca juga: Putin Bersumpah Respons Cepat Jika Ada yang Intervensi di Ukraina

Rusia menyerang negara tetangganya itu menyusul kegagalan Ukraina untuk mengimplementasikan ketentuan perjanjian Minsk, yang ditandatangani pada tahun 2014, dan akhirnya berujung pada pengakkuan Moskow atas republik Donbass, Donetsk dan Lugansk.

Protokol Minsk yang ditengahi Jerman dan Perancis dirancang untuk memberikan status khusus kepada daerah-daerah yang memisahkan diri di dalam negara Ukraina.

Sejak itu, Kremlin menuntut agar Ukraina secara resmi menyatakan dirinya sebagai negara netral yang tidak akan pernah bergabung dengan blok militer NATO yang dipimpin AS.

Kiev sendiri menegaskan serangan Rusia benar-benar tidak beralasan dan membantah klaim bahwa pihaknya berencana untuk merebut kembali kedua republik dengan paksa.

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Diduga Drone Laut Ukraina...
Diduga Drone Laut Ukraina Meledak di Pelabuhan Rumania
Iran Gempur 22 Pangkalan...
Iran Gempur 22 Pangkalan AS di Timur Tengah termasuk Hanggar Jet Tempur F-35
Rekomendasi
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
Berita Terkini
Tembak Jatuh Helkopter...
Tembak Jatuh Helkopter Apache AS, Ini Pesan yang Hendak Disampaikan Iran
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
5 Fakta Krisis Timur...
5 Fakta Krisis Timur Tengah Membara, Apache Ditembak Jatuh hingga 3 Negara Arab Dirudal Iran
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved