Pria Ini Evakuasi 200 Orang dari Mariupol dengan Mobil Van yang Rusak

Selasa, 26 April 2022 - 21:49 WIB
loading...
A A A
Dia memperbaiki van di antara perjalanan.

"Bus itu dihujani tembakan, serangan, mortir, tembakan senapan, sejujurnya, ada begitu banyak tanda perang di atasnya," ungkapnya.

Ia mengatakan berkendara melalui wilayah yang diduduki Rusia memakan waktu delapan jam ke Mariupol, melewati pos pemeriksaan dan sesekali melewati rawa-rawa lumpur dan mayat, sambil terus-menerus takut akan ranjau darat.

Baca juga: Depot Bahan Bakar Sekaligus Pangkalan Logistik Militer Rusia Terbakar Hebat, Diserang Ukraina?

Di dalam kota, dia akan mencoba untuk tidak melihat mayat-mayat yang berserakan di tanah atau di dalam sisa-sisa kendaraan yang hangus, karena takut dia akan melihat anak yang mati dan mengalami hal yang menyakitkan.

Dikatakan oleh Puryshev, orang-orang telah dimakamkan di jalan dekat pusat perbelanjaan, klub malam dan bahkan di halaman taman kanak-kanak. Beberapa mayat digulung di karpet dan dibiarkan di bangku.

Dia menyuruh staf klub malam lamanya mendirikan tempat perlindungan bom di ruang bawah tanah. Tempat itu menampung sekitar 200 orang termasuk orang tua dan wanita hamil. Setelah awalnya berangkat untuk menyelamatkan staf klub malam, dia mendapati dirinya juga menyelamatkan mereka yang bersembunyi di sana.

"Momen paling menakutkan adalah ketika itu menjadi sunyi. Suatu kali, sunyi selama delapan jam. Kami pikir: itu saja, ini sudah berakhir. Ketika itu mulai lagi, itu sangat mengerikan sehingga anak-anak mengompol," tuturnya.

Mereka menyuruh pemulung atau "penguntit" keluar untuk mencari makanan dan pakaian bersih atau bahkan celana ketat untuk anak-anak yang tidak bisa mencuci celana dan pakaian dalam mereka yang kotor. Anak-anak penampungan mengenalnya sebagai paman Misha dan dia akan membagikan permen.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ukraina Menggila, Pertahanan...
Ukraina Menggila, Pertahanan Udara Rusia Hancurkan 5.000 Drone dalam Sepekan
Saat Hadapi Invasi Drone...
Saat Hadapi Invasi Drone Ukraina, Rusia Deklarasikan Perang Melawan NATO
3 Kali Serangan Rudal...
3 Kali Serangan Rudal Rusia ke Kyiv dalam Sepekan, Ukraina Makin Tak Berdaya?
4 Dampak Mengerikan...
4 Dampak Mengerikan Serangan Drone Ukraina ke Rusia, Pilihan Putin Makin Sempit
4 Sinyal Putin untuk...
4 Sinyal Putin untuk KTT NATO, Kehancuran Kyiv Akibat Serangan Rudal Rusia
Jerman Tuding China...
Jerman Tuding China Latih Pasukan Rusia, Beijing: Kita Tidak Memihak
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Kebakaran Pabrik Sepatu...
Kebakaran Pabrik Sepatu di China Tewaskan Setidaknya 28 Orang
Bersejarah! Prancis...
Bersejarah! Prancis dan Suriah Sepakat Buka Kedutaan Lagi setelah 14 Tahun
Rekomendasi
Unesa Buka Jalur TMUBK...
Unesa Buka Jalur TMUBK Gelombang 2 2026, Cek Persyaratannya
Febrie Adriansyah Mundur...
Febrie Adriansyah Mundur dari Jampidsus, Pengamat: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
Keistimewaan Muharram,...
Keistimewaan Muharram, Dijuluki Sebagai Bulannya Allah
Berita Terkini
Iran Tegaskan Siap untuk...
Iran Tegaskan Siap untuk Pertahanan Skala Penuh, Trump Sebut Gencatan Senjata Berakhir
Bicara dengan Presiden...
Bicara dengan Presiden Iran, PM Pakistan Desak AS dan Iran Komitmen pada Pakta Perdamaian
Israel Menahan Mufti...
Israel Menahan Mufti Agung Yerusalem, Melarangnya Masuk Masjid Al-Aqsa Selama 1 Pekan
Trump Klaim Iran Minta...
Trump Klaim Iran Minta Lanjutkan Pembicaraan dan AS Setuju
Setelah Warga Palestina...
Setelah Warga Palestina Diusir, Israel Robohkan Sekolah di Dusun Tepi Barat
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved