Kapal Perang Rusia Tenggelam, Bos CIA Sebut Risiko Perang Nuklir Meningkat

Sabtu, 16 April 2022 - 00:38 WIB
loading...
A A A
“Peringatan serangan udara telah berlangsung selama satu jam. Kemungkinan besar Putin menjadi marah karena Moskva tenggelam. Ya, kami akan tetap berdiri menghadapi gangguan Rusia.”

Peringatan itu menyusul peringatan bahwa Presiden Vladimir Putin dapat meluncurkan "eskalasi segera" perangnya di Ukraina setelah kapal perangnya, Mosvka, diserang rudal Ukraina.

Media pemerintah Ukraina pada Kamis melaporkan kapal perang kebanggaan Armada Laut Hitam Rusia, yang telah terlibat dalam serangan Angkatan Laut di Ukraina, telah rusak parah oleh sebuah ledakan. Laporan muncull ketika Moskow mengancam akan menyerang pusat komando Kiev.

Kementerian Pertahanan Rusia berada dalam mode krisis setelah kapal Moskva diserang.

"Saat ditarik...menuju pelabuhan tujuan, kapal kehilangan keseimbangan karena kerusakan yang terjadi di lambung saat kebakaran terjadi setelah amunisi meledak," kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan.

"Mengingat laut berombak, kapal tenggelam."

Kementerian sebelumnya mengatakan bahwa api telah dipadamkan dan kapal bisa tetap mengapung. Sementara itu, serangan Rusia di Ukraina kota terbesar kedua di Kharkiv terus berlanjut. Kota dekat perbatasan Rusia telah berada di garis depan timur sejak dimulainya perang dan mengalami kehancuran besar-besaran.

Menurut data PBB, mereka yang melarikan diri dari Ukraina sekarang berjumlah 4,7 juta dalam 50 hari sejak Rusia meluncurkan invasi. Orang lain yang telah memutuskan untuk tetap tinggal menghadapi ancaman nyata bahwa pasukan penyerang akan menargetkan kota mereka selanjutnya.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
Ukraina Menggila, Pertahanan...
Ukraina Menggila, Pertahanan Udara Rusia Hancurkan 5.000 Drone dalam Sepekan
20 Kapal Perang AS Berkeliaran...
20 Kapal Perang AS Berkeliaran di Timur Tengah saat Iran-Amerika Saling Serang
Berubah Pikiran Lagi,...
Berubah Pikiran Lagi, AS Akan Pasok Rudal Canggih Tomahawk ke Jerman
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
IRGC Tuduh AS Serang...
IRGC Tuduh AS Serang Infrastruktur Iran, Tiga Orang Tewas dalam Serangan di Ahvaz
Ungkap Rencana Pembunuhan,...
Ungkap Rencana Pembunuhan, Trump: 1.000 Rudal Disiapkan Serang Iran
Rekomendasi
Sinopsis Terlanjur Mencintaimu...
Sinopsis 'Terlanjur Mencintaimu' Eps. 9: Rendi Mulai Curiga Pada Laura
KH Hasanuddin Kriyani...
KH Hasanuddin Kriyani Resmi Menjadi Sesepuh Pondok Buntet Pesantren
Kortas Tipidkor Polri...
Kortas Tipidkor Polri Limpahkan 3 Perkara Korupsi ke Kejagung
Berita Terkini
Pecahkan Rekor! 10 Juta...
Pecahkan Rekor! 10 Juta Orang Hadiri Upacara Pemakaman Khamenei
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Iran Akui Melakukan...
Iran Akui Melakukan Kesalahan Menembaki Kapal Tanker di Selat Hormuz
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
Bagaimana Rencana Baru...
Bagaimana Rencana Baru Iran Bunuh Trump Terungkap?
AS dan Iran Akan Kembali...
AS dan Iran Akan Kembali ke Meja Perundingan, tapi Trump punya 1 Syarat, Apa Itu?
Infografis
5 Kapal Selam Serang...
5 Kapal Selam Serang Terbaik, AS dan Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved