Serbu Jenin Palestina, Israel Kerahkan Pasukan Elite Shayetet 13

Senin, 11 April 2022 - 15:19 WIB
loading...
A A A
Unit terakhir memainkan peran sentral di Jenin selama Operasi Defensive Shield pada April 2002, tepatnya 20 tahun yang lalu.

Pasukan, dengan Kohavi di antara mereka, pergi dari rumah ke rumah mencari operasi teroris dalam apa yang dikenal sebagai "Pertempuran Jenin" yang diperjuangkan dengan sengit.

Pertempuran Jenin kala itu menyebabkan 13 tentara IDF dari Kompi Infanteri Brigade Kelima Batalion Cadangan 7020 tewas setelah mereka disergap di sebuah halaman rumah oleh orang-orang Palestina.

Warga Palestina saat itu juga berhasil menculik tiga jenazah tentara IDF yang tewas.

Ketika pasukan dari Shayetet 13 dengan cepat mengumpulkan pasukan penyelamat yang terlibat dengan teroris asal Palestina, mereka dapat menemukan mayat dan mengevakuasi semua korban dari tempat kejadian.

Itu adalah hari paling mematikan bagi IDF sejak akhir Perang Lebanon 1982. Perang dan tetap menjadi kenangan yang jelas di benak semua perwira Staf Umum, serta Perdana Menteri Naftali Bennett dan Menteri Pertahanan Benny Gantz.

Penggunaan pasukan dari Shayetet 13 dilakukan tak lama setelah pasukan dari unit elite IDF; Sayeret Matkal, Lotar dan unit Shaldag IAF (Angkatan Udara Israel) mengambil bagian dalam perburuan teroris yang melepaskan tembakan ke Jalan Dizengoff yang sibuk di Tel Aviv, menewaskan tiga orang.

IDF telah meningkatkan pasukan dengan lebih dari 14 batalion tempur. Tambahan 1.000 tentara dalam pelatihan pasukan khusus telah dikirim untuk membantu Polisi Israel di dalam perbatasan Israel dan kota-kota besar.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Menahan Mufti...
Israel Menahan Mufti Agung Yerusalem, Melarangnya Masuk Masjid Al-Aqsa Selama 1 Pekan
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
Trump Tolak Seruan Netanyahu...
Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
AS Diperkirakan Akan...
AS Diperkirakan Akan Pasok 6 Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Israel Berencana Bangun...
Israel Berencana Bangun 40 Pos Permukiman Baru di Sepanjang Perbatasan Yordania
Ini 10 Negara yang Melarang...
Ini 10 Negara yang Melarang Masuk 2 Menteri Ekstremis Israel Ben-Gvir dan Smotrich
Adara Ajak Masyarakat...
Adara Ajak Masyarakat Berkarya untuk Al-Aqsa dan Palestina melalui Art & Craft for Palestine
Dibombardir AS, Asap...
Dibombardir AS, Asap Membubung di Pelabuhan Iran
Arab Saudi Terbitkan...
Arab Saudi Terbitkan Paket Visa Elektronik untuk Pelancong Indonesia, Apa Itu?
Rekomendasi
Mengapa Api Jadi Simbol...
Mengapa Api Jadi Simbol Penyucian? Ki Atmo Akhirnya Ungkap Filosofi di Balik Ritual Ini
Tambahan Upah Pungut...
'Tambahan Upah Pungut Kae Ono Tho' Jadi Bahasa Kode Bupati Etik Suryani Peras Pegawai BPKAD
Alarm Bahaya untuk Argentina...
Alarm Bahaya untuk Argentina Jelang Perempat Final Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Bagaimana Rencana Baru...
Bagaimana Rencana Baru Iran Bunuh Trump Terungkap?
AS dan Iran Akan Kembali...
AS dan Iran Akan Kembali ke Meja Perundingan, tapi Trump punya 1 Syarat, Apa Itu?
Iran Ungkap Kelompok...
Iran Ungkap Kelompok Garis Keras yang Sesat Tembaki Kapal untuk Rusak Negosiasi dengan AS
Trump Ungkap 1.000 Rudal...
Trump Ungkap 1.000 Rudal Diarahkan ke Iran Jika Dia Dibunuh
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
Iran Tegaskan Siap untuk...
Iran Tegaskan Siap untuk Pertahanan Skala Penuh, Trump Sebut Gencatan Senjata Berakhir
Infografis
Kucing Caracal Serang...
Kucing Caracal Serang Tentara Israel, Dipuji Lebih Membela Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved