AS Bangga Kirim Senjata ke Ukraina Setiap Hari untuk Usir Rusia

Senin, 11 April 2022 - 06:33 WIB
loading...
A A A
"Negara-negara di kawasan itu masih bebas memberikan pesawat militer ke Ukraina," imbuh dia.

“Dari sudut pandang kami, senjata yang benar-benar menjadi fokus mereka adalah senjata yang jika tidak ada dalam stok Amerika, kami bekerja keras untuk mendapatkannya dari negara lain, mengirimkannya,” kata Sullivan.

“Seluruh pemerintah AS, di bawah arahan Presiden Biden, bekerja lembur untuk mewujudkannya secepat mungkin.”

Ditekan oleh Todd tentang apakah pemerintah akan mengusir sekitar 400 diplomat Rusia di AS, Sullivan mengatakan pemerintah akan melanjutkan kebijakannya untuk mengusir mereka yang dinilai bekerja sebagai mata-mata.

Dia juga menepis gagasan bahwa Biden akan mengikuti para pemimpin Eropa, seperti Perdana Menteri Inggris Boris Johnson, dalam perjalanan ke Kiev untuk bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.

“Presiden Biden pernah ke Kiev sebelumnya, dia berharap untuk pergi ke Kiev lagi, tetapi saat ini kami tidak merencanakan perjalanan,” katanya.

Ditanya dalam wawancara CBS News kapan AS akan membuka kembali kedutaannya di Ukraina, Sullivan mengatakan, “Kami sedang mengerjakan kapan kami akan berada dalam posisi untuk mengembalikan kehadiran diplomatik kami di Kiev. Itu adalah penilaian yang dilakukan melalui profesional keamanan kami. Mereka secara aktif melakukan itu.”
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Acuhkan Trump, Israel...
Acuhkan Trump, Israel Tolak Tinggalkan Lebanon meski AS-Iran Berdamai
Rekomendasi
3.161 Personel Gabungan...
3.161 Personel Gabungan Disiagakan Jelang Eksekusi Hotel Sultan Hari Ini
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Berita Terkini
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved