Takut Diracun, Putin Dilaporkan Pecat 1.000 Staf Pribadinya

Minggu, 20 Maret 2022 - 17:32 WIB
loading...
Takut Diracun, Putin...
Sebuah laporan mengklaim bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin telah memecat 1.000 staf pribadinya karena takut mereka akan mencoba meracuninya. Foto/The Australian
A A A
MOSKOW - Sebuah laporan mengklaim bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin telah memecat 1.000 staf pribadinya karena takut mereka akan mencoba meracuninya.

Presiden Rusia itu dilaporkan telah mengganti ratusan staf pribadinya karena paranoianya, termasuk juru masak, sekretaris, pekerja binatu, dan pengawal.

Putin juga mendapat cemoohan dalam beberapa pekan terakhir karena ia telah mengadakan pertemuan tidak hanya dengan para pemimpin asing, tetapi juga dengan lingkaran dalamnya sendiri dari jarak yang hampir sangat jauh. Ini merujuk pada keberadaan meja yang panjang.



Beberapa jet pribadi milik oligarki Rusia juga terlihat menuju ke Dubai, menimbulkan pertanyaan tentang keamanan domestik Putin di Moskow.

Seorang agen intelijen Prancis mengklaim bahwa ada kemungkinan bahwa Putin akan dilengserkan dari kekuasaan melalui kudeta yang datang dari dalam Kremlin, dengan pembunuhan sebagai salah satu cara untuk mewujudkannya.

Mengingat bahwa tokoh politik senior telah secara terbuka mendorong orang-orang yang dekat dengan Putin untuk mencoba dan membunuhnya, tampaknya ketakutan Putin bukannya tidak berdasar.

Baca juga: Hindari Sanksi Barat, Kaum Tajir Rusia Pindah Dana dari Eropa ke Dubai

Agen intelijen Prancis mengklaim bahwa racun tentu saja merupakan cara yang mungkin bagi Putin untuk dibunuh jika itu yang terjadi.

Pemerintah Rusia diketahui menggunakan racun, misalnya dalam kasus peracunan Sergei dan Yulia Skripal dengan racun saraf novichok di Salisbury pada tahun 2018.

"Upaya itu akan dilakukan dari dalam Kremlin," kata agen Prancis itu kepada Daily Beast yang dikutip dari Daily Star, Minggu (20/3/2022).

Baca juga: Tak Peduli Reaksi, Senator AS Kembali Serukan Bunuh Putin

"Intelijen Rusia kemungkinan satu-satunya yang tersisa yang menyebarkan racun sebagai default," ia menambahkan.

Berita itu muncul saat invasi Putin ke Ukraina memasuki minggu keempat, dan pasukan Rusia sejauh ini gagal menguasai Kiev.

Lima jenderal Rusia sejauh ini juga dilaporkan telah tewas, dengan ribuan tentara Rusia juga dilaporkan bernasib sama.

Baca juga: Ukraina Klaim Habisi Jenderal Kelima Rusia dalam Pertempuran
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Tanggapi Surat Terbuka,...
Tanggapi Surat Terbuka, Putin Tolak Bertemu Empat Mata dengan Zelensky
Rudal Iran Hantam Kota...
Rudal Iran Hantam Kota Tiberias Israel, Picu Kerusakan
Rekomendasi
Ruben Onsu Tak Lagi...
Ruben Onsu Tak Lagi Harapkan Permintaan Maaf Sarwendah, Hanya Ingin Bertemu Anak
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Tegaskan Buruh Tetap Bisa Demo Sesuai Aturan
Berita Terkini
Iran Hentikan Serangan...
Iran Hentikan Serangan Balasan yang Menyakitkan ke Israel
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Dijadikan Ganti Rugi bagi Negara Arab, 3 Alasan Teheran Marah Besar!
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
Infografis
China Uji Coba Bom Hidrogen...
China Uji Coba Bom Hidrogen Hasilkan Suhu 1.000 Derajat Celsius
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved