Negara-negara Barat Disuruh Bebas Mobil pada Minggu untuk Tekan Putin

Minggu, 20 Maret 2022 - 01:10 WIB
loading...
A A A
“Di antara langkah-langkah yang harus segera diterapkan, terutama oleh negara-negara maju, adalah pengurangan batas kecepatan di jalan raya setidaknya 10 kilometer per jam, serta apa yang disebut hari Minggu bebas mobil, dengan setiap hari membantu menghemat sekitar 380.000 barel minyak,” ungkap pernyataan pengawas energi global tersebut.

Baca juga: Politisi Italia Ingin Undang Putin ke Parlemen setelah Zelensky

Dokumen tersebut selanjutnya menunjukkan bahwa hari Minggu bebas mobil bukanlah hal baru, pada kenyataannya, karena langkah-langkah serupa diperkenalkan di negara-negara seperti Swiss, Belanda dan Jerman Barat pada puncak krisis minyak 1973.

“Selain itu, kota-kota tertentu telah mengadopsi praktik tersebut baru-baru ini untuk meningkatkan kesehatan masyarakat,” papar IEA.

“Selain penurunan konsumsi minyak per orang, 'efek samping' hari Minggu bebas mobil akan mencakup udara yang lebih bersih, pengurangan polusi suara dan peningkatan keselamatan jalan,” ungkap pernyataan dokumen tersebut.

Selain itu, IEA merekomendasikan mereka yang dapat bekerja dari rumah hingga tiga hari per pekan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Beberapa Jam Meninggal...
Beberapa Jam Meninggal setelah Berkunjung ke Ukraina, Siapa Lindsey Graham?
Gagalkan Rencana Intelijen...
Gagalkan Rencana Intelijen Ukraina, Rusia Tangkap Dalang Serangan Drone Berbasis AI
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
Ukraina Ngamuk, Serang...
Ukraina Ngamuk, Serang 21 Kapal Tanker Minyak Rusia
Jalur Ini Lebih Berbahaya...
Jalur Ini Lebih Berbahaya jika Ditutup Iran, Harga Minyak Bisa Tembus USD200 per Barel
Laporan: Sebut Ancaman...
Laporan: Sebut Ancaman Kedaulatan, AS Ambil Langkah Lumpuhkan Mahkamah Pidana Internasional
Jadi Target Pembunuhan,...
Jadi Target Pembunuhan, Trump Bersumpah Musnahkan Iran
Rekomendasi
3 Pelaku Pembobolan...
3 Pelaku Pembobolan Bank Jambi Senilai Rp144,82 Miliar Jadi Tersangka
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pastikan SPBU di Medan Beroperasi Normal
Terduga Pelaku Teror...
Terduga Pelaku Teror Bom di Jaksel Jadi Tersangka, Fahira Idris Minta 6 Hal Ini Jadi Perhatian
Berita Terkini
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
Ilmuwan AS Ini Pelajari...
Ilmuwan AS Ini Pelajari Uji Coba Nuklir Korut, tapi Ditangkap China karena Melakukan Spionase
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
Enggan Kirim Pasukan...
Enggan Kirim Pasukan AS untuk Invasi Darat ke Iran, Trump: Orang Lain yang Akan Melakukannya
Infografis
Respons Rusia soal Trump...
Respons Rusia soal Trump Telepon Putin untuk Akhiri Perang Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved