5 Negara yang Punya Hak Veto PBB, Semua Utamakan Kepentingan Sendiri

Jum'at, 18 Maret 2022 - 07:10 WIB
loading...
A A A
China mulai menggunakan hak vetonya pada tahun 1972, terkait permintaan anggota baru, Bangladesh. Sejak aktifnya Prancis dan Inggris, China tercatat juga ikut aktif dalam memveto.

Pada 1997, negara itu sudah 13 kali memanfaatkan hak vetonya. Apalagi sejak konflik di Suriah bergulir di tahun 2011, China sangat pesat dalam penggunaan hak veto.

4. Prancis

Pada 2013, Prancis menyarankan mengatur penggunaan hak veto yang dimiliki lima anggota tetap PBB. Meski belum mencapai kesepakatan, Prancis berkomitmen tidak menggunakan veto dalam situasi kekejaman massal, seperti kejahatan terhadap kemanusiaan, kejahatan genosida, dan kejahatan perang skala besar.

Negara ini mulai menggunakan vetonya pada tahun 1956, dan dalam 25 tahun Prancis tidak memakai hak istimewa tersebut.

5. Inggris

Bersama dengan Prancis, Inggris memakai hak veto pertama kali pada 1956. Saat itu, kedua negara menolak surat Amerika Serikat terkait permasalahan Palestina.

Inggris baru menggunakan hak vetonya kembali pada 1963, dan terakhir pada 1989 perihal situasi di Panama.

Inggris mendukung inisiatif di mana anggota Dewan Keamanan PBB menahan diri secara sukarela untuk menggunakan hak veto dalam situasi kekejaman massal.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
Iran Klaim Serang Aset...
Iran Klaim Serang Aset Militer AS di Bahrain, Yordania, dan Kuwait
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Ingin Hancurkan Tepi Barat seperti Gaza
Rekomendasi
Hadis-hadis yang Menjelaskan...
Hadis-hadis yang Menjelaskan Tentang Pengikut Dajjal
32 Negara Siap Meriahkan...
32 Negara Siap Meriahkan 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026
FMIPA UNEJ Tanam 750...
FMIPA UNEJ Tanam 750 Bibit Terumbu Karang, Ekosistem Laut Banyuwangi Mulai Pulih
Berita Terkini
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Dipaksa Akui Israel...
Dipaksa Akui Israel untuk Kesepakatan Nuklir, Akankah Saudi Merapat ke China dan Pakistan?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved