Pakar Konspirasi Catut Kalender Maya: Dunia Kiamat 21 Juni 2020
Selasa, 16 Juni 2020 - 12:25 WIB
loading...
A
A
A
Salah satunya adalah kalender Maya jangka panjang yang telah menarik perhatian para ahli teori konspirasi tentang kiamat dunia.Menurut pembacaan mereka tentang kalender dan interpretasi kepercayaan Maya pada "umur dunia", kalender menyatakan bahwa dunia akan berakhir pada Desember 2012, tanggal yang menandai akhir dari siklus panjang 5.126 tahun.
Namun, prediksi mereka ternyata salah. Kemudian minggu lalu seorang ilmuwan yang dianggap sebagai ahli teori konspirasi memeriksa ulang kalender Maya. Dia menyatakan bahwa tanggal yang tepat untuk akhir dunia sebenarnya adalah minggu ini.
Pakar teori konspirasi itu adalah Paolo Tagaloguin. Dengan mencatut kalender Maya, dia membuat klaim tentang kiamat dunia dalam serangkaian tweet minggu lalu.
Revisinya tentang kiamat dunia diklaim didasarkan pada perbandingan kalender Maya dengan kalender Julian—yang merupakan kalender terkemuka yang digunakan di dunia Romawi. Kalender Julian digunakan sebagian besar orang Eropa dan koloni Eropa sampai akhirnya digantikan oleh kalender Gregorian dari tahun 1582 dan hingga saat ini.
"Mengikuti kalender Julian, kita secara teknis pada tahun 2012...Jumlah hari yang hilang dalam satu tahun karena pergeseran ke kalender Gregorian adalah 11 hari...Selama 268 tahun menggunakan kalender Gregorian (1752-2020) kali 11 hari= 2.948 hari. 2.948 hari/365 hari (per tahun)= 8 tahun," tulis Tagaloguin dalam tweet yang telah dihapus setelah dikutip banyak media sebagai lelucon.
Namun, prediksi mereka ternyata salah. Kemudian minggu lalu seorang ilmuwan yang dianggap sebagai ahli teori konspirasi memeriksa ulang kalender Maya. Dia menyatakan bahwa tanggal yang tepat untuk akhir dunia sebenarnya adalah minggu ini.
Pakar teori konspirasi itu adalah Paolo Tagaloguin. Dengan mencatut kalender Maya, dia membuat klaim tentang kiamat dunia dalam serangkaian tweet minggu lalu.
Revisinya tentang kiamat dunia diklaim didasarkan pada perbandingan kalender Maya dengan kalender Julian—yang merupakan kalender terkemuka yang digunakan di dunia Romawi. Kalender Julian digunakan sebagian besar orang Eropa dan koloni Eropa sampai akhirnya digantikan oleh kalender Gregorian dari tahun 1582 dan hingga saat ini.
"Mengikuti kalender Julian, kita secara teknis pada tahun 2012...Jumlah hari yang hilang dalam satu tahun karena pergeseran ke kalender Gregorian adalah 11 hari...Selama 268 tahun menggunakan kalender Gregorian (1752-2020) kali 11 hari= 2.948 hari. 2.948 hari/365 hari (per tahun)= 8 tahun," tulis Tagaloguin dalam tweet yang telah dihapus setelah dikutip banyak media sebagai lelucon.
Lihat Juga :