Pernah Jadi Korban Agresi, Presiden Serbia Tolak Mentah-mentah Gabung NATO
Minggu, 13 Maret 2022 - 13:00 WIB
loading...
A
A
A
Dia kemudian melanjutkan untuk mengingat nama-nama anak-anak Serbia yang terbunuh selama pemboman NATO di Yugoslavia.
"Tidak jauh dari sini, mereka membunuh Milica Raki. Kami akan segera menandai peringatan agresi. Dan kami tidak akan ragu untuk menyebutnya agresi, dan bukan intervensi atau kampanye," tegasnya.
Baca juga: Serbia Bersumpah Akan Menghukum Sukarelawan yang Pergi ke Ukraina
Milica Raki berusia tiga tahun ketika dia dibunuh oleh munisi tandan di rumahnya di pinggiran Belgrad, Batajnica pada 17 April 1999 ketika NATO menargetkan pangkalan militer terdekat.
Setelah Rusia melancarkan serangannya ke Ukraina pada 24 Februari, wilayah Kosovo yang memisahkan diri di Serbia mendesak NATO untuk merampingkan aksesi ke blok tersebut, meskipun empat anggota aliansi tidak mengakuinya sebagai negara merdeka.
"Tidak jauh dari sini, mereka membunuh Milica Raki. Kami akan segera menandai peringatan agresi. Dan kami tidak akan ragu untuk menyebutnya agresi, dan bukan intervensi atau kampanye," tegasnya.
Baca juga: Serbia Bersumpah Akan Menghukum Sukarelawan yang Pergi ke Ukraina
Milica Raki berusia tiga tahun ketika dia dibunuh oleh munisi tandan di rumahnya di pinggiran Belgrad, Batajnica pada 17 April 1999 ketika NATO menargetkan pangkalan militer terdekat.
Setelah Rusia melancarkan serangannya ke Ukraina pada 24 Februari, wilayah Kosovo yang memisahkan diri di Serbia mendesak NATO untuk merampingkan aksesi ke blok tersebut, meskipun empat anggota aliansi tidak mengakuinya sebagai negara merdeka.
Lihat Juga :