Mississippi, Negara Bagian Kedua AS yang Gugat China karena COVID-19

Jum'at, 24 April 2020 - 10:15 WIB
loading...
Mississippi, Negara...
Pekerja dari departemen pengendalian dan pencegahan penyakit melakukan sterilisasi kuman di daerah perumahan di Ruichang, Provinsi Jiangxi, China, setelah wabah COVID-19 melanda. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Mississippi menjadi negara bagian kedua Amerika Serikat (AS) yang bersiap menggugat China secara hukum atas pandemi virus corona jenis baru, COVID-19. Sebelumnya, negara bagian Missouri mengambil langkah serupa terhadap pemerintah negara Tirai Bambu tersebut.

Sama seperti Missouri, pemerintah Mississippi ingin menuntut ganti rugi kepada China atas kerugian ekonomi yang disebabkan oleh pandemi virus corona baru. Menurut pemerintah negara bagian AS itu, pihak Beijing harus bertanggung jawab atas penanganan awal krisis COVID-19.

Pada hari Rabu, pemerintah Missippi mengumumkan bahwa mereka akan mengikuti langkah Missouri dengan mengajukan gugatan federal terhadap China untuk mencari ganti rugi. Gugatan itu akan diajukan berdasarkan Foreign Sovereign Immunities Act (FSIA) AS atas dugaan kegagalan negara China untuk mencegah penyebaran virus. (Baca: Missouri, Negara Bagian Pertama AS yang Gugat China karena Corona )

"Mereka harus dimintai pertanggungjawaban atas kerusakan yang telah mereka lakukan," kata Jaksa Agung Mississippi Lynn Flynch dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip KFOX14, Jumat (24/4/2020).

Kendati demikian, hingga Kamis waktu setempat, Flynch belum secara resmi mendaftarkan gugatan. Dia menuduh China terlibat dalam penyembunyian data dari virus yang berasal dari Wuhan. Menurutnya, negara itu menahan informasi yang mengakibatkan jutaan orang, termasuk warga Mississippi terpapar virus.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Sebut Iran Sampah,...
Trump Sebut Iran Sampah, Ini Respons Teheran
Ayatollah Ali Khamenei...
Ayatollah Ali Khamenei Akan Dikuburkan Hari Ini di Tengah Serangan AS terhadap Iran
AS Diperkirakan Akan...
AS Diperkirakan Akan Pasok 6 Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Trump Ketar-ketir Nyawanya...
Trump Ketar-ketir Nyawanya Terancam, Sebut Iran Berencana Membunuhnya
AS Bombardir Iran 2...
AS Bombardir Iran 2 Hari Beruntun, Ledakan Terjadi di Mana-mana
Iran Dituding Minta...
Iran Dituding Minta Jeda Serangan saat Pemakaman Khamenei, Trump: Kita Serang Lagi pada Rabu Malam
Eropa Siap Masuk Arena...
Eropa Siap Masuk Arena Pertempuran Robot AI China dan AS
BNPB: Kebakaran Hutan...
BNPB: Kebakaran Hutan di Banjarbaru Meluas hingga 3,7 Hektare, Tak Ada Korban
Harga Minyak Dunia Mendidih...
Harga Minyak Dunia Mendidih usai Trump Sebut MoU Perjanjian Damai dengan Iran Berakhir
Rekomendasi
Prancis vs Maroko: Misi...
Prancis vs Maroko: Misi Balas Sejarah
Statistikulasi dan Cerita...
Statistikulasi dan Cerita Produksi Beras Indonesia yang 'Wow'
Tokenisasi Saham AI...
Tokenisasi Saham AI Diminati Investor, Bittime Catat Kepemilikan Naik 106%
Berita Terkini
Trump Sebut Iran Sampah,...
Trump Sebut Iran Sampah, Ini Respons Teheran
Ayatollah Ali Khamenei...
Ayatollah Ali Khamenei Akan Dikuburkan Hari Ini di Tengah Serangan AS terhadap Iran
AS Diperkirakan Akan...
AS Diperkirakan Akan Pasok 6 Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Jenderal Iran Incar...
Jenderal Iran Incar Trump dan Netanyahu, Balas Dendam untuk Khamenei
Trump Ketar-ketir Nyawanya...
Trump Ketar-ketir Nyawanya Terancam, Sebut Iran Berencana Membunuhnya
AS Bombardir Iran 2...
AS Bombardir Iran 2 Hari Beruntun, Ledakan Terjadi di Mana-mana
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved