Presiden Ukraina Desak Tentara Rusia Letakkan Senjata
Selasa, 01 Maret 2022 - 03:19 WIB
loading...
A
A
A
Sedikitnya 102 warga sipil di Ukraina telah tewas sejak Rusia melancarkan invasi Kamis lalu, dengan 304 lainnya terluka, tetapi angka sebenarnya dikhawatirkan "jauh lebih tinggi", kata kepala hak asasi manusia PBB Michelle Bachelet pada Senin.
Baca: Rusia Batasi Maskapai Penerbangan dari 36 Negara, Cek Apakah Ada Indonesia?
Bachelet berbicara pada sesi pembukaan Dewan Hak Asasi Manusia di Jenewa. “Sebagian besar warga sipil ini tewas oleh senjata peledak dengan area dampak yang luas, termasuk penembakan dari artileri berat dan sistem roket multi-peluncuran, dan serangan udara. angkanya, saya khawatir, jauh lebih tinggi," jelasnya.
“Sekitar 422.000 orang Ukraina telah meninggalkan tanah air mereka, dengan lebih banyak lagi yang mengungsi di dalam negeri,” katanya kepada forum Jenewa yang sebelumnya setuju untuk mengadakan debat mendesak tentang Ukraina akhir pekan ini.
Delegasi Ukraina telah tiba di perbatasan dengan Belarusia untuk melakukan pembicaraan pada hari Senin dengan perwakilan Rusia yang akan fokus pada pencapaian gencatan senjata segera dan penarikan pasukan Rusia, kata kepresidenan Ukraina dalam sebuah pernyataan.
Baca: Rusia Batasi Maskapai Penerbangan dari 36 Negara, Cek Apakah Ada Indonesia?
Bachelet berbicara pada sesi pembukaan Dewan Hak Asasi Manusia di Jenewa. “Sebagian besar warga sipil ini tewas oleh senjata peledak dengan area dampak yang luas, termasuk penembakan dari artileri berat dan sistem roket multi-peluncuran, dan serangan udara. angkanya, saya khawatir, jauh lebih tinggi," jelasnya.
“Sekitar 422.000 orang Ukraina telah meninggalkan tanah air mereka, dengan lebih banyak lagi yang mengungsi di dalam negeri,” katanya kepada forum Jenewa yang sebelumnya setuju untuk mengadakan debat mendesak tentang Ukraina akhir pekan ini.
Delegasi Ukraina telah tiba di perbatasan dengan Belarusia untuk melakukan pembicaraan pada hari Senin dengan perwakilan Rusia yang akan fokus pada pencapaian gencatan senjata segera dan penarikan pasukan Rusia, kata kepresidenan Ukraina dalam sebuah pernyataan.
Lihat Juga :