Bela Ukraina, Negara Pasifik Ini Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Rusia

Jum'at, 25 Februari 2022 - 19:55 WIB
loading...
Bela Ukraina, Negara...
Negara Federasi Mikronesia (FSM) yang berada di Pasifik memutuskan hubungan diplomatik dengan Rusia sebagai pembelaan untuk Ukraina yang telah diinvasi Moskow. Foto/Press Service of The Ukrainian State Border Guard Service/Handout via REUTERS
A A A
PALIKIR - Negara Federasi Mikronesia (FSM) mengumumkan pada Jumat (25/2/2022) bahwa mereka secara resmi memutuskan hubungan diplomatik dengan Rusia . Langkah negara kecil di Pasifik itu sebagai pembelaan untuk Ukraina yang telah diinvasi Moskow.

“FSM mengutuk invasi Federasi Rusia ke Ukraina, dan serangan yang tidak dapat dibenarkan dan brutal terhadap rakyat dan wilayahnya, yang negara kami akui sebagai kejahatan yang jelas dan dianggap sebagai bentuk penghinaan tertinggi,” kata pemerintah FSM dalam sebuah pernyataan di situs webnya.

Langkah pemutusan hubungan diplomatik oleh FSM ini mengikuti jejak pemerintah Ukraina.

Presiden Rusia Vladimir Putin telah memerintahkan pasukannya untuk menyerang target-target militer di seluruh Ukraina. Operasi itu dimulai pada Kamis dini hari, di mana Putin mengeklaim perlunya "demiliterisasi" dan "de-Nazifikasi" tetangga Rusia.

Baca juga: Ukraina Sendirian Hadapi Serangan Rusia, Mengapa AS dan NATO Hanya Menonton?

Meskipun telah memutuskan hubungan diplomatik dengan Rusia atas situasi saat ini, FSM membiarkan pintu terbuka bagi kedua belah pihak untuk memperbarui hubungan di masa depan. "Jika Moskow menunjukkan komitmen yang dapat ditindaklanjuti untuk perdamaian, persahabatan, kerja sama, dan cinta dalam kemanusiaan kita bersama," lanjut pernyataan pemerintah FSM.

Pemerintah Rusia belum secara terbuka menanggapi langkah pemutusan hubungan diplomatik tersebut.

Sementara Moskow dan FSM menjalin hubungan pada 1999, Rusia tidak memiliki kedutaan di negara Pasifik itu dan kontak antara kedua negara diperkirakan terbatas.

FSM terdiri dari sekitar 607 pulau, dengan luas total 702 kilometer persegi, yang hanya 65 pulau yang berpenghuni. Populasi negara itu di bawah 114.000 jiwa.

Keputusan FSM untuk memutuskan hubungan diplomatik terjadi setelah AS, Inggris, Uni Eropa, dan NATO mengutuk apa yang mereka sebut sebagai serangan "tanpa alasan" Rusia terhadap Ukraina.

Sanksi telah dijatuhkan secara global pada Moskow sebagai tanggapan atas aktivitas militernya di negara itu.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Kisah Anjing Lucu Curi...
Kisah Anjing Lucu Curi Perhatian selama Piala Dunia 2026, Punya Arti Spesial buat Pemiliknya
Rekomendasi
MLSC All-Stars 2026:...
MLSC All-Stars 2026: 12 Tim Terbaik Siap Berebut Gelar Juara di Kudus
Hadapi Masa Depan yang...
Hadapi Masa Depan yang Tak Pasti, Mahasiswa Diajarkan Kepemimpinan, Inovasi, dan Talenta Digital
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Mangrove di Kawasan Pesisir Jakarta Terus Diperkuat
Berita Terkini
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved