Jadi Sasaran Serangan, Rusia Segera Evakuasi Diplomatnya dari Ukraina

Rabu, 23 Februari 2022 - 09:57 WIB
loading...
Jadi Sasaran Serangan,...
Kondisi Kedutaan Besar Rusia di Kharkiv, Ukraina, 22 Februari 2022. Foto/REUTERS
A A A
MOSKOW - Moskow akan menarik staf diplomatiknya dari Ukraina. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Rusia menuduh Kiev gagal mematuhi kewajiban internasionalnya untuk memastikan keamanan para diplomatnya.

“Kedubes Rusia di Kiev dan Konsulat Jenderal negara kita di Odessa, Lvov, dan Kharkov telah berulang kali diserang,” papar pernyataan Kemlu Rusia.

Dia menjelaskan, “Diplomat Rusia juga menjadi sasaran tindakan agresif. Mereka mendapat ancaman kekerasan fisik. Mobil mereka dibakar.”

Baca juga: Meme Kedubes AS di Ukraina Bikin Gerah Rusia, Cek Fakta Lengkapnya

“Pihak berwenang Kiev telah gagal bertindak atas ancaman-ancaman ini dan untuk melindungi para diplomat Rusia terlepas dari kewajiban mereka sesuai Konvensi Wina,” papar pernyataan Kemlu Rusia, mengacu pada perjanjian kerangka kerja tentang hubungan diplomatik.

Baca juga: Inggris Terapkan Sanksi pada Lima Bank dan Tiga Individu Rusia

Pernyataan itu diakhiri dengan pengumuman bahwa staf diplomatik Rusia akan dievakuasi dari Ukraina “dalam waktu dekat.”

Baca juga: Biden Umumkan Tahap Pertama Sanksi Baru Rusia, Hindari Senjata Makan Tuan

Langkah itu dilakukan sehari setelah Rusia mengakui Republik Rakyat Donetsk (DPR) dan Luhansk (LPR), yang memisahkan diri dari Ukraina pada 2014 setelah peristiwa Maidan dan kudeta di Kiev.

Menjelaskan keputusan itu, Presiden Rusia Vladimir Putin mengklaim pengakuan itu diperlukan karena pihak berwenang Ukraina telah menyerah pada negosiasi dan berusaha mengambil kembali wilayah yang memisahkan diri dengan paksa.

Kiev membantah mendukung solusi militer, sementara sekutu Baratnya menuduh Rusia merencanakan invasi habis-habisan ke Ukraina. Kremlin menolak tuduhan itu sebagai “berita palsu.”

DPR dan LPR menuduh Kiev bersiap melancarkan operasi militer. Mereka menuduh pasukan Ukraina menembaki posisi mereka dengan artileri berat dan melancarkan serangan terhadap infrastruktur lokal.

Para pejabat Ukraina telah menolak tuduhan ini, mengklaim Kiev tidak memiliki rencana merebut kembali republik-republik itu dengan paksa.

Menurut Ukraina, serangan-serangan itu dilakukan oleh para separatis itu sendiri.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Nah, Pentagon Minta...
Nah, Pentagon Minta Anggaran Rp1.426 Triliun untuk Tutupi Biaya Perang Lawan Iran
Rekomendasi
Prancis Favorit, Mbappe...
Prancis Favorit, Mbappe Bidik Rekor Baru saat Hadapi Irak
Ade Darmawan Yakin Jokowi...
Ade Darmawan Yakin Jokowi Kecewa Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Kejari Jaksel
Tak Punya Izin, DPRD...
Tak Punya Izin, DPRD Kota Bogor Desak Pembangunan Hotel Prima Katulampa Dihentikan
Berita Terkini
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved