Ukraina Ancam Jadi Negara Bersenjata Nuklir, Ini Reaksi AS
Selasa, 22 Februari 2022 - 13:57 WIB
loading...
A
A
A
"Hari ini kami tidak memiliki senjata atau keamanan. Kami telah kehilangan bagian dari wilayah kami, yang lebih luas dari Swiss, Belanda, Belgia. Dan, yang paling penting, kami telah kehilangan jutaan warga negara kami. Semua ini tidak ada,” kata Zelensky dalam forum tersebut.
Duta Besar AS untuk PBB, Linda Thomas-Greenfield, mengatakan sejauh ini tak ada niat baik dari Washington maupun sekutu untuk mempersenjatai Ukraina dengan senjata nuklir.
Itu disampaikan pada pertemuan darurat Dewan Keamanan PBB, yang diadakan setelah Moskow mengakui Donetsk dan Luhank, dua wilayah di Ukraina timur yang dikuasai separatis pro-Moskow, sebagai dua negara yang merdeka.
Diplomat Amerika itu juga tidak yakin dengan ancaman Zelensky bahwa Ukraina ingin menjadi negara bersenjata nuklir.
“AS dan sekutu kami tidak berniat memasok senjata nuklir ke Ukraina, dan Ukraina tidak menginginkannya,” katanya, yang dilansir Russia Today, Selasa (22/2/2022).
Berbicara pada pertemuan khusus Dewan Keamanan Rusia sebelum pengakuan terhadap Republik Rakyat Donetsk dan Republik Rakyat Luhansk di Ukraina timur, Menteri Pertahanan Rusia Sergey Shoigu mengatakan bahwa Kiev mampu merancang senjata nuklir taktis, dan bahkan akan menikmati keunggulan atas Iran dan Utara. Korea.
Duta Besar AS untuk PBB, Linda Thomas-Greenfield, mengatakan sejauh ini tak ada niat baik dari Washington maupun sekutu untuk mempersenjatai Ukraina dengan senjata nuklir.
Itu disampaikan pada pertemuan darurat Dewan Keamanan PBB, yang diadakan setelah Moskow mengakui Donetsk dan Luhank, dua wilayah di Ukraina timur yang dikuasai separatis pro-Moskow, sebagai dua negara yang merdeka.
Diplomat Amerika itu juga tidak yakin dengan ancaman Zelensky bahwa Ukraina ingin menjadi negara bersenjata nuklir.
“AS dan sekutu kami tidak berniat memasok senjata nuklir ke Ukraina, dan Ukraina tidak menginginkannya,” katanya, yang dilansir Russia Today, Selasa (22/2/2022).
Berbicara pada pertemuan khusus Dewan Keamanan Rusia sebelum pengakuan terhadap Republik Rakyat Donetsk dan Republik Rakyat Luhansk di Ukraina timur, Menteri Pertahanan Rusia Sergey Shoigu mengatakan bahwa Kiev mampu merancang senjata nuklir taktis, dan bahkan akan menikmati keunggulan atas Iran dan Utara. Korea.
Lihat Juga :