Barat Nyaris Tiap Hari Prediksi Invasi Ukraina, Kremlin: Itu Provokasi!

Senin, 21 Februari 2022 - 09:57 WIB
loading...
Barat Nyaris Tiap Hari...
Presiden Vladimir Putin tak peduli dengan Barat yang hampir setiap hari membuat prediksi invasi Rusia ke Ukraina. Foto/REUTERS
A A A
MOSKOW - Negara-negara Barat hampir setiap hari membuat prediksi tentang Rusia menginvasi Ukraina .

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menyebutnya sebagai tindakan provokatif yang memiliki konsekuensi merugikan.

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengatakan pada Jumat pekan lalu bahwa dia yakin Presiden Rusia Vladimir Putin telah membuat keputusan untuk menyerang Ukraina.

Menurut Biden, meskipun masih ada ruang untuk diplomasi, dia mengharapkan pasukan Rusia untuk menjauhi Ukraina dalam beberapa hari mendatang.

Baca juga: Intelijen AS Ungkap Putin Perintahkan Rusia Serang Ukraina

Rusia telah berulang kali membantah bersiap untuk menyerang Ukraina.

Peskov kepada stasiun televisi pemerintah, Rossiya 1, bahwa Putin tidak memperhatikan pernyataan-pernyataan Barat seperti itu.

“Faktanya, ini secara langsung mengarah pada peningkatan ketegangan. Dan ketika ketegangan meningkat secara maksimal, seperti sekarang, misalnya, di jalur kontak (di Ukraina timur), maka setiap percikan, insiden yang tidak direncanakan atau provokasi kecil yang direncanakan dapat menyebabkan konsekuensi yang tidak dapat diperbaiki," ujarnya.

“Jadi semua ini memiliki—mungkin memiliki—konsekuensi yang merugikan. Latihan harian mengumumkan tanggal bagi Rusia untuk menginvasi Ukraina adalah praktik yang sangat buruk," imbuh Peskov seperti dikutip Reuters, Senin (21/2/2022).
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?
Rekomendasi
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan...
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan di HR Asia Awards 2026
Raih 3 Sertifikasi ISO,...
Raih 3 Sertifikasi ISO, Wavin Tegaskan Standar Global untuk Kualitas, Keberlanjutan, dan K3
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Berita Terkini
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Infografis
Trump Beri Batas Waktu...
Trump Beri Batas Waktu 100 Hari untuk Akhiri Perang Ukraina-Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved