Kremlin: Penarikan Pasukan Membutuhkan Waktu

Kamis, 17 Februari 2022 - 22:36 WIB
loading...
Kremlin: Penarikan Pasukan...
Rusia menarik sejumlah pasukan dari perbatasan Ukraina. Foto/Tangkapan layar
A A A
MOSKOW - Kremlin menolak apa yang disebutnya "tuduhan tidak berdasar" oleh Amerika Serikat (AS) dan NATO bahwa mereka tidak menarik pasukannya dari dekat perbatasan dengan Ukraina . Kremlin mengatakan perlu waktu untuk menghentikan latihan militer.

Moskow pada Selasa lalu mengumumkan penarikan sebagian pasukan, meredakan ketakutan Barat akan invasi yang membayangi Ukraina. Namun AS dan NATO pada Rabu mengatakan bahwa kehadiran militer Rusia di sana sebenarnya bertambah, bukan berkurang.

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan dalam jumpa pers bahwa Kementerian Pertahanan Rusia memiliki jadwal yang jelas untuk pengembalian unit ke pangkalan permanen mereka.



"Jelas pengelompokan untuk latihan (militer) dibangun selama berminggu-minggu, dan tentu saja tidak mungkin untuk menariknya dalam satu hari. Mereka tidak bisa lepas landas dan terbang begitu saja...butuh waktu," kata Peskov.

"Seperti biasa tuduhan tidak berdasar," tambahnya, merujuk pada tudingan NATO dan AS seperti dilansir dari Reuters, Kamis (17/2/2022).

Rusia telah berulang kali membantah rencana untuk menyerang Ukraina, meskipun menumpuk - menurut perkiraan AS - sekitar 150.000 tentara di dekat perbatasan. Rusia juga mengadakan latihan militer besar-besaran di Belarusia yang dijadwalkan berlangsung hingga Minggu.

Baca juga: Jika Tuntutan Disetujui, Rusia Siap Gelar Pembicaraan Keamanan dengan Barat

Peskov mengatakan, Moskow sangat prihatin dengan meningkatnya kekerasan di wilayah Donbass di Ukraina timur antara pasukan pemerintah Ukraina dan separatis pro-Rusia serta pihaknya memantau situasi dengan cermat.

Pemberontak dan pasukan Ukraina saling tuding bahwa masing-masing telah menembak melintasi garis gencatan senjata.

Konflik di Donbass dimulai pada tahun 2014 dan telah memanas sejak saat itu meskipun banyak gencatan senjata.

Penumpukan militer Rusia telah memicu kekhawatiran Barat bahwa semacam provokasi yang dipentaskan di Ukraina timur dapat menjadi alasan untuk serangan besar-besaran.

Baca juga: Jubir Kemlu Rusia Sindir Media Barat: Publikasikan Saja Jadwal Invasi Rusia Tahun Ini
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Selat Hormuz Ditutup...
Selat Hormuz Ditutup Lagi, Trump Ancam Lenyapkan Iran
Rekomendasi
Adhyaksa FC Pindah Homebase...
Adhyaksa FC Pindah Homebase ke Kalimantan Tengah, Buka Peluang Ganti Nama Jadi Kalteng FC
Gunakan MT Gamkonora,...
Gunakan MT Gamkonora, Pertamina Patra Niaga Tambah 450 Ribu Barel Minyak
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Infografis
Angkatan Darat Amerika...
Angkatan Darat Amerika Serikat Incar 'Pasukan Tua' Masuk Militer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved