Suara Tembakan Terdengar di Donbass, Pemberontak dan Kiev Saling Tuding
Kamis, 17 Februari 2022 - 19:59 WIB
loading...
Ukraina dan kelompok pemberontak saling tuding telah melepaskan tembakan dalam insiden terbaru di Donbass. Foto/Ilustrasi
A
A
A
KIEV - Suara tembakan dan ledakan dilaporkan telah terjadi di jalur kontak di wilayah Donbass yang dilanda perang di Ukraina . Pasukan Kiev dan mereka yang setia pada dua republik yang menyatakan diri memisahkan diri saling menuduh satu sama lain telah melakukan agresi beberapa jam setelah Kremlin memperingatkan pertempuran baru mungkin akan terjadi.
Para pemimpin dari Republik Rakyat Donetsk (DPR) separatis yang tidak dikenal di timur Ukraina melaporkan pada hari Kamis (17/2/2022) bahwa pasukan pemerintah telah menyerang pinggiran wilayahnya. Menurut DPR, unit dari Kiev menembaki beberapa kota dan desa menggunakan mortir 82 milimeter, granat tangan, serta senapan.
Sedangkan Angkatan Bersenjata Ukraina kemudian melaporkan bahwa sebuah pemukiman yang terletak di dekat Republik Rakyat Lugansk, wilayah lain yang memisahkan diri di wilayah tersebut, telah diserang dan foto-foto yang beredar secara online dimaksudkan untuk menunjukkan sebuah taman kanak-kanak yang terkena peluru di sisi yang dikendalikan oleh pasukan pemerintah.
Pihak berwenang menyatakan bahwa dua warga sipil telah terluka, rudal menghantam sekolah, dan setengah dari area tersebut telah kehilangan listrik. Warga pun dievakuasi seperti dilansir dari Russia Today.
Para pemimpin dari Republik Rakyat Donetsk (DPR) separatis yang tidak dikenal di timur Ukraina melaporkan pada hari Kamis (17/2/2022) bahwa pasukan pemerintah telah menyerang pinggiran wilayahnya. Menurut DPR, unit dari Kiev menembaki beberapa kota dan desa menggunakan mortir 82 milimeter, granat tangan, serta senapan.
Sedangkan Angkatan Bersenjata Ukraina kemudian melaporkan bahwa sebuah pemukiman yang terletak di dekat Republik Rakyat Lugansk, wilayah lain yang memisahkan diri di wilayah tersebut, telah diserang dan foto-foto yang beredar secara online dimaksudkan untuk menunjukkan sebuah taman kanak-kanak yang terkena peluru di sisi yang dikendalikan oleh pasukan pemerintah.
Pihak berwenang menyatakan bahwa dua warga sipil telah terluka, rudal menghantam sekolah, dan setengah dari area tersebut telah kehilangan listrik. Warga pun dievakuasi seperti dilansir dari Russia Today.
Lihat Juga :