Swedia Umumkan Pandemi COVID-19 Berakhir, Ini Alasannya
Jum'at, 11 Februari 2022 - 23:03 WIB
loading...
A
A
A
"Ini belum berakhir, tetapi seperti yang kita ketahui dalam hal perubahan dan pembatasan yang cepat," katanya, seraya menambahkan bahwa COVID tidak lagi diklasifikasikan sebagai bahaya bagi masyarakat," ujarnya.
Mulai Rabu, bar dan restoran diizinkan untuk tetap buka setelah pukul 23.00 lagi, dan tanpa batasan jumlah tamu.
Batas kehadiran untuk tempat-tempat dalam ruangan yang lebih besar juga dicabut, seperti penggunaan tiket masuk vaksin.
Namun, rumah sakit Swedia masih merasakan tekanan, dengan sekitar 2.200 orang dengan COVID-19 membutuhkan perawatan di rumah sakit, hampir sama dengan gelombang ketiga pada musim semi 2021.
Karena tes COVID-19 gratis dikurangi awal bulan ini dan secara efektif dihentikan mulai Rabu, tidak ada yang tahu jumlah pasti kasusnya.
“Kita harus memiliki sedikit lebih banyak kesabaran, menunggu setidaknya beberapa minggu lagi. Dan kita cukup kaya untuk terus melakukan tes,” kata Fredrik Elgh, profesor virologi di Universitas Umea dan salah satu pengkritik paling gigih kebijakan larangan lockdown Swedia, kepada Reuters, yang dilansir Jumat (11/2/2022).
Mulai Rabu, bar dan restoran diizinkan untuk tetap buka setelah pukul 23.00 lagi, dan tanpa batasan jumlah tamu.
Batas kehadiran untuk tempat-tempat dalam ruangan yang lebih besar juga dicabut, seperti penggunaan tiket masuk vaksin.
Namun, rumah sakit Swedia masih merasakan tekanan, dengan sekitar 2.200 orang dengan COVID-19 membutuhkan perawatan di rumah sakit, hampir sama dengan gelombang ketiga pada musim semi 2021.
Karena tes COVID-19 gratis dikurangi awal bulan ini dan secara efektif dihentikan mulai Rabu, tidak ada yang tahu jumlah pasti kasusnya.
“Kita harus memiliki sedikit lebih banyak kesabaran, menunggu setidaknya beberapa minggu lagi. Dan kita cukup kaya untuk terus melakukan tes,” kata Fredrik Elgh, profesor virologi di Universitas Umea dan salah satu pengkritik paling gigih kebijakan larangan lockdown Swedia, kepada Reuters, yang dilansir Jumat (11/2/2022).
Lihat Juga :