PM Israel: Salah Jika Berpikir Kesepakatan Nuklir Iran Akan Tingkatkan Stabilitas
Minggu, 06 Februari 2022 - 22:00 WIB
loading...
A
A
A
Bennett menunjukkan bahwa, dalam beberapa pekan terakhir, Iran telah meningkatkan agresinya di kawasan itu, pada saat yang sama bernegosiasi di Wina. Ia juga menyatakan, Israel sedang bekerja untuk memperkuat dirinya secara militer selama beberapa dekade mendatang.
“Israel akan mempertahankan kebebasan bertindak dalam situasi apa pun, dengan atau tanpa kesepakatan,” katanya.
Baca: Tak Ingin Rahasia Terungkap, Israel Batal Jual Iron Dome ke UEA
Kekuatan dunia telah bernegosiasi on-and-off dengan Iran selama 10 bulan terakhir agar Republik Islam dan Amerika Serikat kembali mematuhi kesepakatan nuklir Rencana Aksi Komprehensif Bersama 2015, yang membatasi pengayaan uranium Iran – tetapi bukan rudal balistiknya.
Pernyataan Bennett datang ketika para pejabat Israel khawatir bahwa kesepakatan baru dengan Iran akan mempertahankan waktu rezim untuk ledakan nuklir kurang dari enam bulan. Salah satu tujuan utama JCPOA pada tahun 2015 adalah untuk menjauhkan Iran satu tahun dari ledakan nuklir.
“Israel akan mempertahankan kebebasan bertindak dalam situasi apa pun, dengan atau tanpa kesepakatan,” katanya.
Baca: Tak Ingin Rahasia Terungkap, Israel Batal Jual Iron Dome ke UEA
Kekuatan dunia telah bernegosiasi on-and-off dengan Iran selama 10 bulan terakhir agar Republik Islam dan Amerika Serikat kembali mematuhi kesepakatan nuklir Rencana Aksi Komprehensif Bersama 2015, yang membatasi pengayaan uranium Iran – tetapi bukan rudal balistiknya.
Pernyataan Bennett datang ketika para pejabat Israel khawatir bahwa kesepakatan baru dengan Iran akan mempertahankan waktu rezim untuk ledakan nuklir kurang dari enam bulan. Salah satu tujuan utama JCPOA pada tahun 2015 adalah untuk menjauhkan Iran satu tahun dari ledakan nuklir.
Lihat Juga :