Di Ambang Perang dengan Rusia, Ukraina Perintahkan Ekspansi Militer Besar-besaran
Rabu, 02 Februari 2022 - 04:40 WIB
loading...
A
A
A
Dia mengklarifikasi bahwa perintah itu dimaksudkan untuk membantu memprofesionalkan tentara Ukraina, dan menyangkal karena akan ada perang.
Selain menambah 100.000 tentara, rencananya akan memperpanjang kontrak mereka dan membuat 20 brigade baru di dalam angkatan bersenjata. Presiden juga akan menaikkan gaji anggota layanan militer menjadi minimal tiga kali upah minimum, yang saat ini 6.500 hryvnia (USD225).
Tentara Ukraina saat ini terdiri dari sekitar 260.000 tentara, menjadikannya yang terbesar ke-22 di dunia. Penambahan 100.000 personel akan menempatkannya hampir sama dengan Turki dan Thailand, di tempat ke-15.
Rusia memiliki personel militer paling aktif kelima di dunia, yakni lebih dari 1 juta personel.
Amerika Serikat (AS) berada di urutan ketiga, dengan 1,4 juta personel, setelah India dan China.
Pada tahun 2021, Ukraina menghabiskan USD5,4 miliar untuk militernya. Sedangkan Rusia menghabiskan USD48 miliar, dan AS menghabiskan USD750 miliar atau lebih dari gabungan 10 negara berikutnya.
Selain menambah 100.000 tentara, rencananya akan memperpanjang kontrak mereka dan membuat 20 brigade baru di dalam angkatan bersenjata. Presiden juga akan menaikkan gaji anggota layanan militer menjadi minimal tiga kali upah minimum, yang saat ini 6.500 hryvnia (USD225).
Tentara Ukraina saat ini terdiri dari sekitar 260.000 tentara, menjadikannya yang terbesar ke-22 di dunia. Penambahan 100.000 personel akan menempatkannya hampir sama dengan Turki dan Thailand, di tempat ke-15.
Rusia memiliki personel militer paling aktif kelima di dunia, yakni lebih dari 1 juta personel.
Amerika Serikat (AS) berada di urutan ketiga, dengan 1,4 juta personel, setelah India dan China.
Pada tahun 2021, Ukraina menghabiskan USD5,4 miliar untuk militernya. Sedangkan Rusia menghabiskan USD48 miliar, dan AS menghabiskan USD750 miliar atau lebih dari gabungan 10 negara berikutnya.
Lihat Juga :