Senator AS: Biden Harus Bikin Hidung Putin Berdarah jika Serang Ukraina

Kamis, 20 Januari 2022 - 15:08 WIB
loading...
Senator AS: Biden Harus...
Presiden Rusia Vladimir Putin. AS khawatir Rusia akan menginvasi Ukraina. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Para Senator Amerika Serikat (AS) mendesak Presiden Joe Biden untuk membuat pemimpin Rusia Vladimir Putin menderita "hidung berdarah" jika nekat menginvasi Ukraina .

Para politisi dari Partai Republik itu telah melakukan pertemuan dengan Biden pada hari Rabu.

Baca juga: AS Mulai Khawatir Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Belarusia

Desakan untuk Biden muncul ketika perundingan AS dan Rusia terkait krisis Ukraina menemui jalan buntu.

Koalisi senator bipartisan bertemu Biden pada Rabu pagi setelah kembali dari kunjungan ke Ukraina. Mereka menjanjikan dukungan AS kepada faksi-faksi pro-Barat di Kiev.

“Sampai sekarang belum ada yang membuat hidung berdarah Vladimir Putin,” kata Senator Roger Wicker dari Mississippi kepada wartawan.

“Saya pikir aliansi, teman-teman kita di NATO dan mayoritas bipartisan siap membantu Ukraina dalam memastikan bahwa, jika itu terjadi, kali ini Vladimir Putin akan mendapatkan hidung berdarah,” ujarnya, seperti dikutip Russia Today, Kamis (20/1/2022).

Moskow dilaporkan telah menempatkan sejumlah besar pasukan di dekat perbatasannya dengan Ukraina, tetapi menyangkal bahwa rencana invasi sedang berlangsung. Moskow menegaskan bahwa pasukannya berada di tanah Rusia.

Gedung Putih bersikeras bahwa Ukraina harus diizinkan untuk bergabung dengan NATO di masa depan.

Sementara itu, Kremlin menganggap ekspansi pasukan dan senjata NATO yang ditempatkan begitu dekat dengan perbatasan Rusia tidak dapat diterima.

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken akan bertemu dengan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov di Jenewa, Swiss, pada hari Jumat dalam upaya untuk menyelesaikan kebuntuan.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
Seperempat Laga Piala...
Seperempat Laga Piala Dunia 2026 Berisiko Tinggi
Belfast Membara! Kerusuhan...
Belfast Membara! Kerusuhan Pecah, Sejumlah Bangunan dan Kendaraan Dibakar
Iran Peringatkan Negara-Negara...
Iran Peringatkan Negara-Negara Teluk Tak Bantu Serangan AS
Rekomendasi
Dasco Kasih Bocoran...
Dasco Kasih Bocoran Pemerintah Punya Strategi Khusus Atasi Pelemahan Rupiah
Kapolda Riau Namai Anak...
Kapolda Riau Namai Anak Gajah Tesso Nilo Nona Seroja, Simbol Harapan Baru Konservasi
Polri Tetapkan Founder...
Polri Tetapkan Founder PT DSI Tersangka Kasus Dugaan Penipuan
Berita Terkini
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Infografis
Spesifikasi Sistem Rudal...
Spesifikasi Sistem Rudal Patriot yang Dikirim AS ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved