Iran Tangkap Keponakan Ayatollah Khamenei, Dibawa ke Penjara yang Kejam

Senin, 17 Januari 2022 - 12:27 WIB
loading...
A A A
"Belum ada dakwaan yang diajukan terhadapnya," lanjut HRNA.

Penangkapannya terjadi di tengah tindakan keras yang berkembang terhadap perbedaan pendapat ketika ekonomi Iran terhuyung-huyung di bawah sanksi Amerika Serikat (AS) yang berat.

Sumber-sumber Iran di pengasingan mengatakan kepada The Telegraph bahwa kemungkinan penyebab penahanan Moradkhani adalah pernyataan dukungannya untuk mantan keluarga kerajaan Iran, yang digulingkan dalam revolusi Islam 1979.

Selama acara online pada bulan Oktober dengan mantan Ratu Farah Diba, janda dari Shah terakhir, Moradkhani memuji mantan kerajaan sebagai "mother of nation" saat merayakan ulang tahunnya.

“Kami ingin memberi Anda hadiah ulang tahun, tetapi kami pikir hadiah terbaik adalah hati kami untuk menyambut Anda di negara kami. Sejak Anda pergi, bunga-bunga bangsa kita telah layu dan generasi muda kita hidup dalam keputusasaan,” katanya.

“Kami hidup di negara tanpa orang tua, tetapi saya yakin suatu hari Anda akan kembali dan membawa cahaya dan cinta untuk kita semua di Iran,” imbuhnya saat acara Live Zoom.

Situs web resmi Ayatollah Khamenei menerbitkan sebuah editorial minggu lalu yang mengkritik tumbuhnya nostalgia untuk era Shah pro-Barat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Ungkap Kelompok...
Iran Ungkap Kelompok Garis Keras yang Sesat Tembaki Kapal untuk Rusak Negosiasi dengan AS
Trump Ungkap 1.000 Rudal...
Trump Ungkap 1.000 Rudal Diarahkan ke Iran Jika Dia Dibunuh
Iran Tegaskan Siap untuk...
Iran Tegaskan Siap untuk Pertahanan Skala Penuh, Trump Sebut Gencatan Senjata Berakhir
Bicara dengan Presiden...
Bicara dengan Presiden Iran, PM Pakistan Desak AS dan Iran Komitmen pada Pakta Perdamaian
Trump Klaim Iran Minta...
Trump Klaim Iran Minta Lanjutkan Pembicaraan dan AS Setuju
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
Gus Yahya: Delegasi...
Gus Yahya: Delegasi Indonesia ke Iran Sampaikan Belasungkawa dan Dorong Perdamaian
Keseleo Lidah, Trump...
Keseleo Lidah, Trump Sebut Kapal Induk AS Diserang Rudal "Republik Islam Jepang"
Israel Hancurkan 90%...
Israel Hancurkan 90% Wilayah Gaza, Runtuhkan Banyak Bangunan di Masa Gencatan Senjata
Rekomendasi
Peningkatan Kualitas...
Peningkatan Kualitas SDM Jadi Syarat Pembangunan Jakarta Menuju Kota Global
Argentina vs Swiss:...
Argentina vs Swiss: La Albiceleste Dibayangi Tembok Kokoh La Nati
Hadir dan Sapa Masyarakat...
Hadir dan Sapa Masyarakat Batam, ACC Carnival Tebar Promo Menarik
Berita Terkini
AS dan Iran Akan Kembali...
AS dan Iran Akan Kembali ke Meja Perundingan, tapi Trump punya 1 Syarat, Apa Itu?
Iran Ungkap Kelompok...
Iran Ungkap Kelompok Garis Keras yang Sesat Tembaki Kapal untuk Rusak Negosiasi dengan AS
Trump Ungkap 1.000 Rudal...
Trump Ungkap 1.000 Rudal Diarahkan ke Iran Jika Dia Dibunuh
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
Iran Tegaskan Siap untuk...
Iran Tegaskan Siap untuk Pertahanan Skala Penuh, Trump Sebut Gencatan Senjata Berakhir
Bicara dengan Presiden...
Bicara dengan Presiden Iran, PM Pakistan Desak AS dan Iran Komitmen pada Pakta Perdamaian
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved