Joe Biden Tak Akan Biarkan Iran Memiliki Senjata Nuklir

Sabtu, 15 Januari 2022 - 20:13 WIB
loading...
Joe Biden Tak Akan Biarkan...
Joe Biden Tak Akan Biarkan Iran Memiliki Senjata Nuklir. FOTO/Reuters
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden tidak akan mengizinkan Iran untuk memiliki senjata nuklir, Gedung Putih mengatakan pada Jumat (14/1/2022). Pernyataan ini datang di saat negosiasi yang sedang berlangsung di Eropa mencapai periode "kritis".

Juru Bicara Gedung Putih, Jen Psaki, mengakui telah ada "beberapa kemajuan" dalam pembicaraan yang berbasis di Wina. “Tetapi, jika kita tidak segera mencapai kesepahaman tentang kembalinya kepatuhan bersama, kita harus mempertimbangkan jalan yang berbeda ke depan," kata Psaki, seperti dikutip dari Anadolu Agency.

Baca: Laksamana Iran: Bila Waktunya Tiba, Kami Serang AS dengan Kekuatan Besar

"Intinya adalah Presiden tidak akan membiarkan Iran memiliki senjata nuklir," katanya kepada wartawan di Gedung Putih. "Beberapa minggu lalu, Presiden meminta timnya untuk menyiapkan berbagai opsi. Mereka telah melakukan itu, dan jelas preferensi kami selalu diplomasi," lanjutnya.

Peringatan itu datang hanya dua hari setelah Departemen Luar Negeri menetapkan batas waktu "berminggu-minggu, bukan berbulan-bulan" agar negosiasi dapat diselesaikan secara produktif. Yang dipertaruhkan adalah pengembalian timbal balik bagi AS dan Iran untuk mematuhi Perjanjian Komprehensif Bersama 2015.

Mantan Presiden AS, Donald Trump secara sepihak keluar dari perjanjian pada tahun 2018, yang bertentangan dengan semua peserta perjanjian lainnya. Ia memberlakukan kembali sanksi AS yang dicabut berdasarkan ketentuan pakta sambil mengeluarkan banyak hukuman ekonomi baru. Dia berusaha agar Iran menyetujui perjanjian yang lebih komprehensif.

Baca: Balas Dendam, Iran Rilis Video Animasi Serangan Drone di Kediaman Trump

Iran, sebagai pembalasan, mulai mengambil langkah-langkah menjauh dari komitmen nuklirnya di bawah perjanjian dalam upaya untuk membuat Washington mengangkat salvo keuangannya.

Psaki terus menyalahkan keadaan saat ini pada pemerintahan Trump, dengan mengatakan bahwa upayanya yang sia-sia untuk membawa Iran ke meja perundingan untuk menempa pakta yang ditingkatkan hanya meningkatkan kemungkinan bahwa Iran akan mencapai kemampuan merakit bom nuklir.



“Ini bukan berkat keputusan mantan Presiden untuk menarik diri dari perjanjian nuklir Iran, meskipun ada janji bahwa mereka akan menyetujui perjanjian yang lebih kuat, bahwa Iran tidak akan bergerak maju. Mereka telah melakukan hal-hal itu. Persis seperti itu. mereka prediksi tidak akan terjadi, itu sebabnya kita berada di titik kita berada," katanya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Harga Minyak Global Kembali Melonjak
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Perwira Militer Israel...
Perwira Militer Israel yang Tewas Dibom di Lebanon Ternyata Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab
Rekomendasi
Mitsubishi Pajero Targetkan...
Mitsubishi Pajero Targetkan Segmen yang Sama dengan Toyota Land Cruiser
Bidik Pasar Renovasi...
Bidik Pasar Renovasi Rumah, SIG Perluas Jangkauan Beton Siap Pakai di Perkotaan
Data BNPB: Karhutla...
Data BNPB: Karhutla di 2 Provinsi Hanguskan 8,3 Hektare Lahan
Berita Terkini
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
Infografis
7 Alasan Vladimir Putin...
7 Alasan Vladimir Putin Tak Bantu Iran Lawan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved