Presiden Kazakhstan Tunjuk Beberapa Menteri Penting di Pemerintahan Baru
Selasa, 11 Januari 2022 - 21:46 WIB
loading...
A
A
A
Menteri Pertahanan Murat Bektanov, Menteri Dalam Negeri Erlan Turgumbaev dan Menteri Luar Negeri Mukhtar Tileuberdi mempertahankan jabatan mereka.
Baca juga: WHO Ungkap Prediksi Ngeri Soal Omicron dalam 6 Pekan Mendatang
Saat unjuk rasa pecah, Presiden Kazakhstan Kassym-Jomart Tokayev mengumumkan keadaan darurat nasional, efektif hingga 19 Januari. Kini situasi di negara itu berangsur stabil sehingga bantuan pasukan asing dapat ditarik dari Kazakhstan.
Presiden Tokayev mengatakan penarikan kontingen penjaga perdamaian Organisasi Perjanjian Keamanan Kolektif (CSTO), yang dikirim ke negara itu untuk memulihkan ketertiban, akan dimulai dalam dua hari dan akan memakan waktu tidak lebih dari 10 hari.
“Misi utama pasukan perdamaian CSTO telah berhasil diselesaikan, dalam dua hari penarikan bertahap kontingen penjaga perdamaian bersatu CSTO akan dimulai. Proses penarikan kontingen akan memakan waktu tidak lebih dari 10 hari,” ungkap Tokayev.
Kazakhstan telah meminta CSTO mengirim pasukan bantuan penjaga perdamaian, dengan alasan hukum karena kendali atas Almaty bisa saja hilang.
Baca juga: WHO Ungkap Prediksi Ngeri Soal Omicron dalam 6 Pekan Mendatang
Saat unjuk rasa pecah, Presiden Kazakhstan Kassym-Jomart Tokayev mengumumkan keadaan darurat nasional, efektif hingga 19 Januari. Kini situasi di negara itu berangsur stabil sehingga bantuan pasukan asing dapat ditarik dari Kazakhstan.
Presiden Tokayev mengatakan penarikan kontingen penjaga perdamaian Organisasi Perjanjian Keamanan Kolektif (CSTO), yang dikirim ke negara itu untuk memulihkan ketertiban, akan dimulai dalam dua hari dan akan memakan waktu tidak lebih dari 10 hari.
“Misi utama pasukan perdamaian CSTO telah berhasil diselesaikan, dalam dua hari penarikan bertahap kontingen penjaga perdamaian bersatu CSTO akan dimulai. Proses penarikan kontingen akan memakan waktu tidak lebih dari 10 hari,” ungkap Tokayev.
Kazakhstan telah meminta CSTO mengirim pasukan bantuan penjaga perdamaian, dengan alasan hukum karena kendali atas Almaty bisa saja hilang.
Lihat Juga :