Gara-gara Alkohol dan Bioskop, Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman Dicap Yahudi
Senin, 10 Januari 2022 - 07:57 WIB
loading...
A
A
A
Tudingan itu muncul selama interaksi Rashidi dengan jurnalis Pakistan; Arzoo Kazmi, yang videonya telah diunggah di saluran YouTube jurnalis tersebut.
Selama percakapan, yang menyentuh diskusi tentang Muslim India dan Pakistan, realitas "Jannat", dan reformasi dalam Islam, Rashidi mengatakan bahwa Putra Mahkota Saudi MBS sedang mencoba untuk menjauhkan Muslim dari keyakinan mereka.
Saat ditanya bagaimana MBS berusaha untuk mencairkan interpretasi puritan Islam di Kerajaan Saudi dengan membawa reformasi, Rashidi menyatakan bahwa pembukaan toko minuman keras, bar dan kasino tidak dapat disebut sebagai reformasi di bawah Islam.
Dia menambahkan, sebaliknya, mengizinkan konsumsi minuman keras dan perjudian sangat dilarang oleh Islam dan dianggap haram.
“Saya tidak ingin membuat tulang tentang ini. Apa yang disebut reformasi yang dibawa oleh Mohammed bin Salman tidak sesuai dengan Islam. Dia harus mengambil sehelai daun dari buku-buku nenek moyangnya, bagaimana mereka menjaga martabat kerajaan dan melindungi kehormatan Islam," katanya, yang dilansir OpIndia, Senin (10/1/2022).
"Pembatasan hijab yang santai, pembukaan toko minuman keras, gedung bioskop, tidak terbayangkan di Arab Saudi sebelumnya. Apa yang bisa dikatakan tentang kemalangan pria yang mempertimbangkan untuk membuka gedung bioskop di kota suci Madinah.”
Selama percakapan, yang menyentuh diskusi tentang Muslim India dan Pakistan, realitas "Jannat", dan reformasi dalam Islam, Rashidi mengatakan bahwa Putra Mahkota Saudi MBS sedang mencoba untuk menjauhkan Muslim dari keyakinan mereka.
Saat ditanya bagaimana MBS berusaha untuk mencairkan interpretasi puritan Islam di Kerajaan Saudi dengan membawa reformasi, Rashidi menyatakan bahwa pembukaan toko minuman keras, bar dan kasino tidak dapat disebut sebagai reformasi di bawah Islam.
Dia menambahkan, sebaliknya, mengizinkan konsumsi minuman keras dan perjudian sangat dilarang oleh Islam dan dianggap haram.
“Saya tidak ingin membuat tulang tentang ini. Apa yang disebut reformasi yang dibawa oleh Mohammed bin Salman tidak sesuai dengan Islam. Dia harus mengambil sehelai daun dari buku-buku nenek moyangnya, bagaimana mereka menjaga martabat kerajaan dan melindungi kehormatan Islam," katanya, yang dilansir OpIndia, Senin (10/1/2022).
"Pembatasan hijab yang santai, pembukaan toko minuman keras, gedung bioskop, tidak terbayangkan di Arab Saudi sebelumnya. Apa yang bisa dikatakan tentang kemalangan pria yang mempertimbangkan untuk membuka gedung bioskop di kota suci Madinah.”
Lihat Juga :