COVID-19 Mengamuk di Inggris, Lebih dari 150 Ribu Meninggal dalam Sebulan

Minggu, 09 Januari 2022 - 08:05 WIB
loading...
COVID-19 Mengamuk di...
Lebih dari 150 ribu orang meninggal di Inggris dalam sebulan akibat COVID-19. Foto/Ilustrasi
A A A
LONDON - Jumlah kematian akibat COVID-19 di Inggris naik di atas 150 ribu pada Sabtu kemarin. Peningkatan ini menyusul rekor gelombang kasus yang disebabkan oleh varian Omicron .

Sekitar 313 kematian tercatat dalam 28 hari setelah tes COVID-19 positif dilaporkan pada hari Sabtu, menjadikan jumlah total kematian pada tindakan ini menjadi 150.057.

Jumlah kematian yang lebih luas tetapi tidak dicatat akibat COVID-19 pada sertifikat kematian - yang mencakup kematian di awal pandemi ketika pengujian terbatas - mencapai 173.248 pada data terakhir 24 Desember.



"Virus Corona telah mengambil korban yang mengerikan di negara kita dan hari ini jumlah kematian yang tercatat telah mencapai 150.000," kata Perdana Menteri Boris Johnson dalam sebuah pernyataan.

"Jalan keluar kami dari pandemi ini adalah agar semua orang mendapatkan booster atau dosis pertama atau kedua jika belum," imbuhnya seperti dilansir dari France24, Minggu (9/1/2022).

Inggris telah mengalami lonjakan kasus yang terkait dengan varian virus , Omicron, dalam beberapa pekan terakhir meskipun tingkat kematian lebih rendah daripada selama gelombang infeksi sebelumnya.

Pemerintah Inggris telah fokus untuk meluncurkan vaksinasi booster - yang telah mencapai lebih dari 60% populasi - daripada mengharuskan kembalinya tindakan penguncian seperti yang dilakukan sebelumnya.

Baca juga: 11 Kali Divaksin COVID-19, Kakek 84 Tahun Ditangkap Polisi

Sekitar 1,227 juta orang Inggris dinyatakan positif COVID-19 selama tujuh hari terakhir, 11% lebih tinggi dari minggu sebelumnya, sementara jumlah kematian mingguan naik 38% pada minggu sebelumnya di 1.271.

Ada tanda-tanda tentatif bahwa jumlah kasus baru mungkin telah mencapai puncaknya, dengan 146.390 kasus baru dilaporkan pada hari Sabtu, turun dari rekor 218.724 yang tercatat pada 4 Januari lalu.

Jumlah kematian kumulatif akibat COVID-19 di Inggris adalah yang tertinggi kedua secara absolut di Eropa, hanya berada di belakang Rusia.

Tetapi secara per kepala, Amerika Serikat, Italia, Belgia, dan beberapa negara di Eropa timur memiliki tingkat kematian kumulatif yang lebih tinggi. Tingkat kematian Inggris adalah 7% lebih tinggi dari rata-rata Uni Eropa, menurut angka yang dikumpulkan oleh Our World in Data.

Baca juga: Positif COVID-19, Seorang Ibu Masukkan Anaknya ke Bagasi Mobil karena Takut Tertular
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Harga BBM di AS Belum...
Harga BBM di AS Belum Turun Signifikan, Trump Sebut Konsumen Ditipu
Rekomendasi
Program MBG Harus Dilanjutkan,...
Program MBG Harus Dilanjutkan, Pengamat: Prabowo Ingin Wujudkan Indonesia Emas 2045
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Dokter Tifa: Dakwaan...
Dokter Tifa: Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Berisi Pasal Lemah
Berita Terkini
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Infografis
Waspada, Kasus COVID-19...
Waspada, Kasus COVID-19 Meningkat 2 Kali Lipat di Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved