AS Tak Punya Rencana Kerahkan Sistem Rudal Ofensif di Ukraina
Minggu, 09 Januari 2022 - 06:01 WIB
loading...
A
A
A
Beberapa pejabat AS anonim mengatakan kepada The Washington Post bahwa AS saat ini tidak yakin apakah Presiden Rusia Vladimir Putin memang merencanakan invasi ke Ukraina, atau jika dia merencanakan langkah yang lebih canggih dengan tujuan akhir mendapatkan konsesi keamanan dari Washington.
Delegasi Rusia dan Amerika akan bertemu di Jenewa pada 10 Januari untuk membahas masalah keamanan bersama.
Pertemuan itu terjadi ketika AS telah menyatakan kekhawatirannya mengenai dugaan penumpukan militer Rusia di perbatasan dengan Ukraina.
Kremlin, pada gilirannya, menyatakan kesediaan membahas ancaman yang ditimbulkan ke Rusia oleh AS dan NATO.
Moskow meluncurkan daftar proposisi ke AS dan blok tersebut, yang dilihatnya sebagai prasyarat dialog positif tentang keamanan Eropa. Usulan tersebut termasuk memberlakukan batasan pada ekspansi NATO ke arah timur, khususnya ke Ukraina.
Rusia menjelaskan bahwa langkah seperti itu akan menempatkan rudal NATO dalam beberapa menit dari Moskow.
Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg sangat menolak proposal ini, menekankan aliansi tidak akan meninggalkan prinsip dasar kebebasan negara untuk bergabung dengan blok militer.
Delegasi Rusia dan Amerika akan bertemu di Jenewa pada 10 Januari untuk membahas masalah keamanan bersama.
Pertemuan itu terjadi ketika AS telah menyatakan kekhawatirannya mengenai dugaan penumpukan militer Rusia di perbatasan dengan Ukraina.
Kremlin, pada gilirannya, menyatakan kesediaan membahas ancaman yang ditimbulkan ke Rusia oleh AS dan NATO.
Moskow meluncurkan daftar proposisi ke AS dan blok tersebut, yang dilihatnya sebagai prasyarat dialog positif tentang keamanan Eropa. Usulan tersebut termasuk memberlakukan batasan pada ekspansi NATO ke arah timur, khususnya ke Ukraina.
Rusia menjelaskan bahwa langkah seperti itu akan menempatkan rudal NATO dalam beberapa menit dari Moskow.
Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg sangat menolak proposal ini, menekankan aliansi tidak akan meninggalkan prinsip dasar kebebasan negara untuk bergabung dengan blok militer.
(sya)
Lihat Juga :