Israel Hendak Caplok Tepi Barat, Makam Nabi Ibrahim Disebut dalam Bahaya
Rabu, 10 Juni 2020 - 10:57 WIB
loading...
A
A
A
Israel terus mengambil kendali masjid untuk memfasilitasi ibadah oleh sekelompok kecil pemukim Yahudi ilegal yang telah pindah ke pusat Kota Tua Yerusalem dengan mengorbankan penduduk asli Palestina. Akses ke masjid untuk ibadah Muslim dikendalikan ketat oleh otoritas pendudukan dan, pada banyak kesempatan, dilarang sama sekali.
Dalam beberapa tahun terakhir, kumandang azan dicegah di situs suci Muslim, sementara pihak berwenang Israel menutup Masjid Ibrahimi untuk umat Muslim demi liburan Yahudi seperti Rosh Hashanah dan Yom Kippur.
Hebron adalah salah satu kota Palestina terpadat di Tepi Barat dengan sekitar 200.000 warga Palestina, termasuk 30.000 jiwa di Kota Tua.
Dalam tindakan yang tidak biasa dan ilegal, hampir 800 pemukim Israel saat ini tinggal di jantung kota di bawah penjagaan militer yang ketat.
Kota Tua, termasuk situs Masjid Ibrahimi, telah terdaftar sebagai situs Warisan Dunia UNESCO sejak 2017 dan dianggap sebagai situs yang terancam.
Masjid Ibrahimi, yang diyakini sebagai area tempat pemakaman Nabi Ibrahim, adalah suci bagi umat Islam dan Yahudi dan telah menjadi tempat ketegangan yang sering terjadi selama beberapa dekade. (Baca: PM Palestina: Israel Harus Hadapi Konsekuensi Soal Caplok Tepi Barat )
Latar Belakang Sejarah
Dalam beberapa tahun terakhir, kumandang azan dicegah di situs suci Muslim, sementara pihak berwenang Israel menutup Masjid Ibrahimi untuk umat Muslim demi liburan Yahudi seperti Rosh Hashanah dan Yom Kippur.
Hebron adalah salah satu kota Palestina terpadat di Tepi Barat dengan sekitar 200.000 warga Palestina, termasuk 30.000 jiwa di Kota Tua.
Dalam tindakan yang tidak biasa dan ilegal, hampir 800 pemukim Israel saat ini tinggal di jantung kota di bawah penjagaan militer yang ketat.
Kota Tua, termasuk situs Masjid Ibrahimi, telah terdaftar sebagai situs Warisan Dunia UNESCO sejak 2017 dan dianggap sebagai situs yang terancam.
Masjid Ibrahimi, yang diyakini sebagai area tempat pemakaman Nabi Ibrahim, adalah suci bagi umat Islam dan Yahudi dan telah menjadi tempat ketegangan yang sering terjadi selama beberapa dekade. (Baca: PM Palestina: Israel Harus Hadapi Konsekuensi Soal Caplok Tepi Barat )
Latar Belakang Sejarah
Lihat Juga :