Puluhan Awak Positif Covid-19, Kapal Pesiar Jerman Hentikan Pelayaran

Selasa, 04 Januari 2022 - 00:30 WIB
loading...
Puluhan Awak Positif...
Kapal pesiar AIDAnova yang hentikan pelayaran karena puluhan awaknya positif Covid-19. FOTO/Reuters
A A A
LISBON - Kapal pesiar Jerman yang terjebak di pelabuhan Lisbon, Portugal karena wabah virus corona di antara awaknya, akhirnya menghentikan pelayaran pada Minggu (2/1/2022). Otoritas pelabuhan melaporkan bahwa beberapa penumpang juga dinyatakan positif.

Kapal pesiar AIDAnova, dengan 2.844 penumpang dan 1.353 awak di dalamnya merapat di Lisbon pada 29 Desember saat dalam perjalanan ke pulau Madeira untuk perayaan Malam Tahun Baru. Tetapi, kapal itu tidak dapat melanjutkan perjalanan setelah 52 kasus COVID-19 terdeteksi di antara kru yang sepenuhnya telah divaksinasi.

Baca: Wabah Covid-19 Menyebar di Kapal Pesiar dengan 3.200 Penumpang

“Kapal telah diizinkan untuk meninggalkan pelabuhan dan menuju ke pulau Lanzarote di Spanyol pada hari Minggu. Tetapi sekarang 12 orang lainnya dinyatakan positif, termasuk empat penumpang,” kata kapten pelabuhan Diogo Vieira Branco kepada radio TSF.

"Protokol perusahaan segera ditindaklanjuti, dengan mereka yang terinfeksi, yang tidak menunjukkan gejala atau menunjukkan gejala ringan, segera diisolasi di kapal. Dan, perusahaan memutuskan untuk mengakhiri pelayaran dan menurunkan penumpang," lanjut Branco.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
Setelah Turki, Giliran...
Setelah Turki, Giliran Mesir Tolak Masuk Kapal Pesiar Pembawa 2.000 Penumpang LGBTQ
Berubah Pikiran Lagi,...
Berubah Pikiran Lagi, AS Akan Pasok Rudal Canggih Tomahawk ke Jerman
Eropa Kepanasan tapi...
Eropa Kepanasan tapi Tak Mau Pasang AC: Dilema Iklim yang Bunuh 250 Orang dalam Seminggu
Wabah Ebola RD Kongo...
Wabah Ebola RD Kongo Tembus 2.000 Kasus, Tewaskan 754 Korban
500 Lebih Pengungsi...
500 Lebih Pengungsi Rohingya Dikhawatirkan Tewas akibat Kapal Tenggelam
Rekomendasi
PKS Ajak Gema Keadilan...
PKS Ajak Gema Keadilan Jadi Inkubator Pemimpin Muda
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
MAMI Kelola Aset Rp125...
MAMI Kelola Aset Rp125 Triliun hingga Juni 2026, Catat Lebih 2,6 Juta Investor
Berita Terkini
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Infografis
Penyebab Kasus Covid-19...
Penyebab Kasus Covid-19 di Indonesia Naik, Salah Satunya Mutasi Virus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved