Iran Kaitkan 125 Orang dengan Pembunuhan Jenderal Soleimani

Senin, 03 Januari 2022 - 21:05 WIB
loading...
A A A
Pembunuhan Soleimani, menurut Ravanchi, menjadi “hadiah dan layanan besar bagi Negara Islam (ISIS) dan kelompok teroris lain di kawasan yang menyambut pembunuhannya.”

Rakyat Iran menandai peringatan tahun kedua kematian Soleimani pada Senin, dengan acara peringatan berlangsung di seluruh negeri dan di seluruh wilayah.

Selain menjadi tokoh publik yang banyak dipuji di kalangan elit politik Iran, Soleimani dicintai banyak orang Iran, termasuk bahkan mereka yang secara tradisional tidak mendukung sistem Republik Islam negara itu, atas upayanya selama puluhan tahun untuk memerangi ekstremisme Islam dan imperialisme Barat.

Di bawah komandonya, Pasukan Quds Garda Revolusi memerangi ISIS, al-Qaeda dan teroris lainnya di Irak dan Suriah, serta mendukung Hizbullah Lebanon selama Perang Lebanon 2006 melawan Israel.

Di tengah peringatan kematian Soleimani, Garda Revolusi telah menghibur diri dengan kekayaan Amerika Serikat yang goyah di wilayah tersebut.

Juru bicara Garda Revolusi Iran mengatakan pada Minggu bahwa, “Sama seperti Amerika meninggalkan Afghanistan dalam penghinaan, demikian juga mereka harus meninggalkan negara-negara lain di dunia, dengan penarikan itu menjadi hukuman pertama yang harus mereka derita atas kematian komandan Quds.”

Putri Soleimani, Zeinab, menggemakan sentimen ini, mengatakan kepada para peserta upacara di Bandara Internasional Baghdad pada Minggu bahwa air mata kesedihan atas kehilangan ayahnya akan segera berubah menjadi air mata kebahagiaan "karena Irak dan semua negara regional" dibebaskan dari kehadiran AS.

Anggota parlemen Irak menyetujui resolusi pada Januari 2020 yang menuntut penarikan segera semua pasukan AS dari negara itu, dengan milisi Syiah sekutu Iran melakukan serangan roket terhadap pangkalan dan konvoi logistik AS.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Lontarkan Klaim...
Trump Lontarkan Klaim Mengejutkan: 90% Mojtaba Khamenei Telah Tewas
Pakar Militer Ini Prediksi...
Pakar Militer Ini Prediksi Serangan AS Tak Mampu Lumpuhkan Militer Iran yang Menguasai Selat Hormuz
Eks Komandan IRGC: Iran...
Eks Komandan IRGC: Iran Mampu Membunuh Trump di Dalam Gedung Putih
AS Bombardir Iran Pagi...
AS Bombardir Iran Pagi Ini usai Trump Janji Serang Teheran Sangat Keras
Beberapa Jam Meninggal...
Beberapa Jam Meninggal setelah Berkunjung ke Ukraina, Siapa Lindsey Graham?
Perang Timur Tengah...
Perang Timur Tengah Bak Neraka: Iran Melawan AS, Arab Saudi Melawan Houthi Yaman
AS Terapkan Blokade...
AS Terapkan Blokade Baru di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 9%
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad Meninggal Dunia di Usia 74 Tahun
Ingin Ambil Alih Selat...
Ingin Ambil Alih Selat Hormuz, Trump: Kita Adalah Malaikat Pelindung
Rekomendasi
Wasit Piala Dunia 2026...
Wasit Piala Dunia 2026 yang Dicoret FIFA Ditemukan Meninggal Dunia, Polisi Turun Tangan
Foto Liburan Bareng...
Foto Liburan Bareng Gading Marten di Italia Jadi Sorotan, Medina Dina Beri Penjelasan
Kejagung Pastikan Telusuri...
Kejagung Pastikan Telusuri Informasi Bunker Lain Terkait Kasus Febrie Adriansyah
Berita Terkini
Trump Lontarkan Klaim...
Trump Lontarkan Klaim Mengejutkan: 90% Mojtaba Khamenei Telah Tewas
375 Kg Emas Disita Terkait...
375 Kg Emas Disita Terkait Korupsi Wakil Menteri
Pakar Militer Ini Prediksi...
Pakar Militer Ini Prediksi Serangan AS Tak Mampu Lumpuhkan Militer Iran yang Menguasai Selat Hormuz
Eks Komandan IRGC: Iran...
Eks Komandan IRGC: Iran Mampu Membunuh Trump di Dalam Gedung Putih
AS Bombardir Iran Pagi...
AS Bombardir Iran Pagi Ini usai Trump Janji Serang Teheran Sangat Keras
Beberapa Jam Meninggal...
Beberapa Jam Meninggal setelah Berkunjung ke Ukraina, Siapa Lindsey Graham?
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved