Wanita 'Judes' Korut Ini Disebut Bakal Gantikan Kim Jong-un

Kamis, 23 April 2020 - 11:41 WIB
loading...
A A A
Karakter Kim Yo-jong mirip dengan sang kakak. Dia pernah melontarkan kecaman keras dan kasar terhadap Korea Selatan ketika uji tembak rudal-rudal balistik Korea Utara dikritik Seoul karena berlangsung saat pandemi virus corona baru atau COVID-19 pada awal Maret lalu.

Menurut laporan The Guardian pada 4 Maret, Kim Yo-jong berkata Korea Selatan seperti "anjing yang ketakutan". Pernyataan adik diktator muda ini juga diterbitkan oleh media pemerintah Korut, di mana dia mengatakan bahwa Korut berhak melakukan latihan militer dan menolak kritik Korsel yang menyebut perilaku Pyongyang tidak masuk akal.

Perempuan paling kuat Korut ini juga pernah dijatuhi sanksi oleh Amerika Serikat. Jabatannya sebagai kepala departemen propaganda Korut membuatnya dianggap Washington terlibat dalam pelanggaran hak asasi manusia (HAM) terhadap rakyat di negara komunis tersebut. Washington menuduh Kim Yo-jong melakukan sensor ketat di negaranya.

Pilihan kedua untuk suksesor Kim Jong-un adalah kakaknya; Kim Jong-chol, 38. Namun, menurut The Independent, Kim Jong-chol lebih tertarik untuk menghindari sorotan dan pernah digambarkan oleh mantan pekerja sebagai sosok yang terlalu "kekanak-kanakan" untuk memimpin.

Dia terakhir terlihat di konser Eric Clapton di London pada 2015 dan suka bermain gitar.

Menurut analis, jika Kim Jong-un meninggal secara tak terduga karena komplikasi medis, ini dapat mengakibatkan berakhirnya aturan keluarga yang sudah berjalan 72 tahun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Serang Lebih dari...
AS Serang Lebih dari 170 Target di Iran dalam 2 Hari, 3 Anggota IRGC Tewas
Khamenei Dimakamkan...
Khamenei Dimakamkan Hari Ini, Dihadiri Lebih dari 2,3 Juta Orang
Gubernur Bushehr Ungkap...
Gubernur Bushehr Ungkap Target Serangan AS, Pemakaman Khamenei Tak Terdampak
Ledakan Terdengar di...
Ledakan Terdengar di Wilayah PLTN Bushehr, Iran Serang Fasilitas AS di Negara-negara Teluk
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
Trump Tolak Seruan Netanyahu...
Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Eropa Siap Masuk Arena...
Eropa Siap Masuk Arena Pertempuran Robot AI China dan AS
China Uji Coba Rudal...
China Uji Coba Rudal Nuklir dari Kapal Selam, AS hingga Australia Panik
Wali Kota New York Mamdani...
Wali Kota New York Mamdani Bela Timnas Mesir: Mereka Dirampok Wasit!
Rekomendasi
AFI Tawarkan Perlindungan...
AFI Tawarkan Perlindungan Jiwa Lintas Generasi Perkuat Ketahanan Finansial
Jejak Penampilan Terbaik...
Jejak Penampilan Terbaik Tim Afrika dalam Sejarah Piala Dunia
Kukuhkan Guru dan Karyawan...
Kukuhkan Guru dan Karyawan TK Ketilang, Rektor UIN: Seluruh Tenaga Pendidik Kini Punya Status Jelas
Berita Terkini
AS Serang Lebih dari...
AS Serang Lebih dari 170 Target di Iran dalam 2 Hari, 3 Anggota IRGC Tewas
Delegasi Hamas Kembali...
Delegasi Hamas Kembali ke Kairo, Pembicaraan Fokus Fase Kedua Gencatan Senjata
Khamenei Dimakamkan...
Khamenei Dimakamkan Hari Ini, Dihadiri Lebih dari 2,3 Juta Orang
Gubernur Bushehr Ungkap...
Gubernur Bushehr Ungkap Target Serangan AS, Pemakaman Khamenei Tak Terdampak
Ledakan Terdengar di...
Ledakan Terdengar di Wilayah PLTN Bushehr, Iran Serang Fasilitas AS di Negara-negara Teluk
Peti Jenazah Khamenei...
Peti Jenazah Khamenei Mendarat di Kota Mashhad Menjelang Pemakamannya
Infografis
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan Angkatan Laut Korut Dipersenjatai Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved