Eks Bos CIA Desak Biden Pulihkan Ketakutan Iran Akan Serangan AS

Minggu, 19 Desember 2021 - 02:55 WIB
loading...
A A A
Pembicaraan menemui jalan buntu pada hari Jumat setelah Iran menghentikan diskusi yang sedang berlangsung di Wina selama berbulan-bulan setelah Teheran memilih presiden baru.

Baca juga: Netanyahu: Kesalahan Besar Jika Israel Beri Tahu AS sebelum Serang Iran

Pemerintah garis keras baru Iran, Ebrahim Raisi, menuntut pencabutan semua sanksi sebelum kembali mematuhi kesepakatan yang diharapkan dapat dimasuki kembali oleh pemerintah Biden, yang dikenal sebagai JCPOA.

Utusan Khusus AS untuk Iran, yang memimpin delegasi di Wina, akan kembali ke Washington sebagai tanda bahwa pembicaraan tidak akan dilanjutkan dalam beberapa hari mendatang.

Sementara Biden dan timnya telah berulang kali mengatakan waktu untuk pembicaraan tidak berakhir, mereka terpaksa menunggu selama hampir satu tahun karena Iran terus meningkatkan program nuklirnya, yang diklaimnya untuk penggunaan non-militer.

Surat hari Jumat untuk Gedung Putih mengatakan tantangannya sekarang adalah bagaimana mengembalikan kredibilitas AS di mata para pemimpin Iran.

"Kata-kata—termasuk rumusan yang lebih runcing dan langsung daripada 'semua opsi ada di atas meja'—juga diperlukan tetapi tidak cukup," bunyi surat itu.

Washington mengatakan bahwa mereka bersiap untuk hidup tanpa kesepakatan dan mengatakan mereka sedang mempelajari opsi jika tidak ada kesepakatan yang tercapai.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz
Sebelum Meninggal Dunia,...
Sebelum Meninggal Dunia, Putri Thailand Bajrakitiyabha Alami Gangguan Jantung Serius
Rekomendasi
Sertifikasi RSPO Kunci...
Sertifikasi RSPO Kunci Akses Pasar dan Penguatan Petani Sawit Swadaya
AS Juara Piala Dunia...
AS Juara Piala Dunia 2026, Jeep Siap Bagi-bagi Mobil Wrangler
Instagram Down Massal,...
Instagram Down Massal, Benarkah Sengaja Diblokir karena Demo Mahasiswa?
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved