Warga Israel Berdandan ala Muslim untuk Bisa Masuk Kompleks Al-Aqsa
Rabu, 15 Desember 2021 - 11:29 WIB
loading...
A
A
A
“Visi kami adalah untuk dapat pergi ke Temple Mount setiap saat sepanjang hari, dan pada akhirnya juga berhasil membangun Bait Suci dan memulihkan layanan kurban,” kata Morris, seperti dikutip dari Middle East Monitor, Selasa (14/12/2021).
Morris bersikeras bahwa dia bertindak "secara terbuka" dan bahwa tindakannya itu legal. "Fakta bahwa negara tidak menyukainya, tidak berarti itu ilegal," ucap Morris.
Sejak 2003, Israel mengizinkan pemukim masuk ke kompleks itu hampir setiap hari. Puluhan orang Yahudi Israel menyerbu halaman Masjid Al-Aqsa dari Gerbang Mughrabi setiap hari, di bawah perlindungan polisi pendudukan Israel, dan melakukan tur provokatif, serta melakukan sholat Talmud.
Israel menduduki Yerusalem Timur, tempat Al-Aqsa berada, selama Perang Arab-Israel 1967. Israel mencaplok seluruh kota pada tahun 1980, sebuah langkah yang tidak pernah diakui oleh masyarakat internasional.
Morris bersikeras bahwa dia bertindak "secara terbuka" dan bahwa tindakannya itu legal. "Fakta bahwa negara tidak menyukainya, tidak berarti itu ilegal," ucap Morris.
Sejak 2003, Israel mengizinkan pemukim masuk ke kompleks itu hampir setiap hari. Puluhan orang Yahudi Israel menyerbu halaman Masjid Al-Aqsa dari Gerbang Mughrabi setiap hari, di bawah perlindungan polisi pendudukan Israel, dan melakukan tur provokatif, serta melakukan sholat Talmud.
Israel menduduki Yerusalem Timur, tempat Al-Aqsa berada, selama Perang Arab-Israel 1967. Israel mencaplok seluruh kota pada tahun 1980, sebuah langkah yang tidak pernah diakui oleh masyarakat internasional.
(esn)
Lihat Juga :