Rusia Tuding NATO Jadikan Eskalasi dengan Ukraina Jembatan Konfrontasi
Kamis, 02 Desember 2021 - 23:22 WIB
loading...
A
A
A
"Dan jangan lupa, tentu saja, prinsip yang menyatakan ketidakterpisahan dan keamanan, termasuk di OSCE, di Dewan NATO Rusia, yang mengatakan bahwa tidak seorang pun berhak untuk memperkuat keamanan mereka dengan mengorbankan keamanan orang lain. Dan kemajuan lebih lanjut NATO ke Timur pasti akan mempengaruhi kepentingan fundamental keamanan kami," ujarnya seperti dilansir dari CNN.
Lavrov juga mengatakan bahwa NATO menolak untuk secara konstruktif mempertimbangkan proposal guna mengurangi ketegangan dan mencegah insiden berbahaya.
“Infrastruktur militer aliansi secara tidak bertanggung jawab dibawa lebih dekat ke perbatasan Rusia di Rumania dan Polandia, menyebarkan sistem pertahanan anti-rudal yang dapat digunakan sebagai kompleks serangan,” katanya.
"Rudal jarak menengah Amerika akan segera muncul di Eropa, membawa kembali skenario mimpi buruk dari konfrontasi militer," imbuhnya seperti dikutip dari BBC.
Baca juga: NATO Ancam Rusia dengan Sanksi Jika Invasi ke Ukraina Terjadi
AS dan NATO mengatakan Rusia meningkatkan jumlah pasukan tempur di dekat perbatasannya dengan Ukraina.
Lavrov juga mengatakan bahwa NATO menolak untuk secara konstruktif mempertimbangkan proposal guna mengurangi ketegangan dan mencegah insiden berbahaya.
“Infrastruktur militer aliansi secara tidak bertanggung jawab dibawa lebih dekat ke perbatasan Rusia di Rumania dan Polandia, menyebarkan sistem pertahanan anti-rudal yang dapat digunakan sebagai kompleks serangan,” katanya.
"Rudal jarak menengah Amerika akan segera muncul di Eropa, membawa kembali skenario mimpi buruk dari konfrontasi militer," imbuhnya seperti dikutip dari BBC.
Baca juga: NATO Ancam Rusia dengan Sanksi Jika Invasi ke Ukraina Terjadi
AS dan NATO mengatakan Rusia meningkatkan jumlah pasukan tempur di dekat perbatasannya dengan Ukraina.
Lihat Juga :